Bakamla Gelar Sosialisasi Pencegahan Penyelundupan di Tanjung Balai Karimun

Jakarta, IDM – Bakamla Tanjung Balai Karimun (TBK) menggelar sosialisasi pencegahan penyelundupan kepada Relawan Penjaga Laut Nusantara di Stasiun Bakamla TBK, Kepulauan Riau, Kamis (14/11).
Kepala Stasiun Bakamla TBK, Mayor Bakamla Insan Aulia menjelaskan dasar hukum serta pentingnya peran masyarakat dalam pengawasan pergerakan di perairan sekitar. Ia juga mengenalkan tata cara pelaporan yang dapat dilakukan bila melihat tindakan penyelundupan.
Baca Juga: Sebanyak 146 Prajurit Remaja Marinir Perkuat Jajaran Pasmar 1
"Dengan menghubungi contact center Bakamla RI melalui telepon 181 atau Whatsapp di nomor 082125189898, pada saat melihat adanya kegiatan penyelundupan," tulis Humas Bakamla dalam keterangan tertulis yang dikutip pada Jumat (15/11).
Bakamla berkomitmen menggelar sosialiasi kepada Rapala di seluruh kantor stasiun yang tersebar di Tanah Air. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan serta memperketat pengawasan masyarakat sekitar tentang aksi penyelundupan.
Baca Juga: Wairjen TNI Minta Prajurit Bijak Menggunakan Gawai
Adapun kegiatan sosialisasi dilakukan melaksanakan Bakamla dalam rangka mendukung Program Asta Cita atau 100 hari kerja Presiden Prabowo Subianto, khususnya terkait pencegahan dan pemberantasan penyelundupan. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































