Bakamla Gelar Pertemuan Trilateral dengan Polisi Penjaga Pantai Singapura dan APMM, Ini yang Dibahas

Jakarta, IDM – Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI menggelar pertemuan trilateral dengan Singapore Police Coast Guard (SPCG) atau Polisi Penjaga Pantai Singapura dan Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM).
Pertemuan trilateral dijawalkan berlangsung di Jakarta, pada Senin (14/7) hingga Jumat (18/7).
Baca Juga: TNI AD Siapkan Kader Pelatih untuk Bina Satuan di Seluruh Indonesia
Kehadiran Commander SPCG Senior Assistant Commissioner Ang Eng Seng di Jakarta disambut langsung oleh Direktur Kerja Sama Bakamla RI Laksma Bakamla Askari yang mewakili Kepala Bakamla RI Laksdya Irvansyah.
Pada waktu bersamaan, Wakil Komandan APMM Laksdya Datuk Saiful Lizan bin Ibrahim, juga tiba di Jakarta dan disambut oleh Direktur Hukum Bakamla RI Laksma Fenny Akwan.

Kedua pimpinan coast guard negara sahabat itu dijadwalkan akan menghadiri sejumlah agenda penting, seperti kunjungan kapal SPCG di Dermaga Tanjung Priok, Jakarta hingga pertemuan trilateral.
Baca Juga: Fregat Spanyol Lewati ALKI III, TNI AL Kerahkan Dua KRI dan Satu Pesud Lakukan Pengawasan
“Pertemuan trilateral membahas rencana pelaksanaan patroli terkoordinasi, table-top exercise,” tulis siaran pers Bakamla, Senin (14/7).
Pertemuan trilateral nanti juga akan membahas kerja sama pelatihan keamanan maritim di kawasan. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































