Bakamla Evakuasi ABK Kapal Terbakar di Perairan Pulau Timor

Jakarta, IDM – Badan Keamanan Laut (Bakamla) melalui Kapal Negara (KN) Pulau Marore - 332 mengevakuasi 10 anak buah kapal (ABK) dari kapal berbendera Tanzania, MV Da Hao yang terbakar di Perairan Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur, Senin (29/04).
Mengutip keterangan resmi dari Bakamla pada Selasa (30/04), penyelamatan para ABK dilakukan oleh kapal MT. Maran Gas Psara yang saat itu tengah melintas.
Baca Juga: Kodam VI/Mlw Siap Menyongsong HUT RI Ke-79 di IKN
Adapun kronologi kejadian dimulai ketika KN Pulau Marore - 322 yang beroperasi di bawah komando Letkol Bakamla Adi Poetra Sitanggang, menerima laporan kebakaran kapal MV. Da Hao.
Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada Basarnas Command Center dan Puskodal Bakamla RI pada pukul 17.44 WITA. Beberapa saat kemudian, Bakamla melakukan evakuasi korban dari MT. Maran Gas Psara.
Baca Juga: Taifib dan Marinir AS Adu Kemampuan Sniper di Reconex 2024
Proses evakuasi 10 orang kru terdiri dari 8 warga negara Indonesia dan 2 warga negara Tiongkok. Setelah proses evakuasi selesai, para ABK diserahkan kepada pihak berwenang sesuai dengan prosedur yang berlaku.
"Dari dokumen kapal yang didapatkan, menyebutkan bahwa MV. Da Hao merupaka kapal kargo semen, dengan rute terakhir dari Dili menuju Manokwari," tulis keterangan tersebut. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































