HANKAM

Bakamla Bahas Isu Keamanan Laut dalam Pertemuan Coast Guard se-Asia

Pertemuan WLM HACGAM
Pertemuan WLM HACGAM di Korea Selatan. (Foto: Dok. Humas Bakamla)

Jakarta, IDM – Badan Keamanan Laut (Bakamla) Bakamla membahas sejumlah isu keamanan dan keselamatan laut bersama 17 coast guard berbagai negara di Asia.

Sorotan pada isu-isu itu dibicarakan dalam Working-Level Meeting of Heads of Asian Coast Guard Agencies Meeting (WLM HACGAM) 2024 yang diselenggarakan di Incheon, Korea Selatan sejak Senin (17/6).

Baca Juga: Jaga Perbatasan, Pasukan Marinir Berangkat ke Ambalat dan 3 Pulau Terluar

Dalam perjumpaan tersebut, sejumlah isu keamanan dan keselamatan laut dibahas melalui lima kelompok kerja, yakni pencarian dan penyelamatan; peningkatan kapasitas; pencegahan dan pengendalian pelanggaran hukum di laut; perlindungan lingkungan, dan pertukaran informasi.

Adapun dalam kelompok kerja peningkatan kapasitas, Indonesia diwakili Laksma Bakamla Eka Satari ditunjuk menjadi ketua yang mengkaji upaya yang dapat dilakukan semua negara untuk meningkatkan kapasitas personel dalam menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum di laut.

Selain membicarakan keamanan dan keselamatan laut, perjumpaan ini juga membahas sejumlah pertemuan internasional berikutnya seperti Coast Guard Symposium yang akan digelar dalam Indo Defence Expo & Forum di Indonesia pada November 2024.

Baca Juga: Kunker di Lanud SMO, KSAU Cek Kelayakan Fasilitas Pendidikan dan Inovasi Depohar 50

"Pertemuan ini juga membahas beberapa inisiasi baru, diantaranya keikutsertaan Inggris sebagai observer pada pertemuan High-Level Meeting (HLM) of HACGAM ke-20 serta pembentukan kelompok kerja baru," jelas Humas Bakamla melalui keterangan resmi yang dikutip pada Kamis (20/6).

Working-Level Meeting of Heads of Asian Coast Guard Agencies Meeting (WLM HACGAM) 2024 merupakan pertemuan tahunan antar coast guard se-Asia. Selain Indonesia, beberapa negara yang turut hadir di antaranya Jepang, Pakistan, China dan Turki. (un)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.