Bakal Ekspansi, TNI AL Siapkan Pesantren Kilat Skala Kecil di Pangkalan

Jakarta, IDM – Kesuksesan pesantren kilat Ramadan di atas KRI Semarang-594 memicu rencana besar TNI AL untuk memperluas jangkauan kegiatan religi tersebut hingga ke sejumlah pangkalan di daerah.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali memberikan sinyal, kegiatan serupa bakal menyasar wilayah di luar Jakarta. Hal ini menjadi respons atas tingginya minat masyarakat untuk merasakan atmosfer belajar agama di lingkungan TNI AL.
Siapkan Skala Kecil di Daerah
Kendati demikian, Ali mengakui kegiatan dengan skala besar memang masih terpusat di Jakarta.
Baca Juga: TNI AD Tambah 400 Personel di Kalimantan Utara, Perkuat Pertahanan Perbatasan
"Untuk pelaksanaan seperti ini, di kota-kota lain memang belum kita laksanakan," ungkap Ali saat peresmian pesantren kilat KRI Semarang-594, di dermaga Kolinlamil, Jakarta, Rabu (11/3).
Namun, Ali memastikan jajaran di daerah tidak akan tinggal diam. Ia menginstruksikan komando kewilayahan untuk mulai mengadopsi konsep ini dengan menyesuaikan kapasitas masing-masing pangkalan.
"Mungkin untuk Lanal-lanal maupun Kodaeral-kodaeral akan melaksanakan dengan scope yang lebih kecil dari ini ya, di daerah-daerah," tambahnya.
Baca Juga: Bukan di Masjid, Ratusan Santri Jakarta-Bogor Pesantren Kilat di KRI Semarang
Target Merata di Seluruh Kodaeral
Ali memiliki visi agar syiar maritim ini menjangkau seluruh nusantara. Ia ingin anak-anak di daerah pesisir juga bisa mengenal dekat alutsista kebanggaan negara sambil memperdalam ilmu agama selama bulan suci.
"Nanti ke depan akan kita kembangkan kalau bisa di seluruh Kodaeral bisa melaksanakan hal seperti ini ya, untuk selama di bulan Ramadan ini," tutur Ali.
Ekspansi ke pangkalan-pangkalan ini bertujuan untuk membina akhlak mulia generasi muda secara merata. Dengan melibatkan Lanal dan Kodaeral, TNI AL berharap nilai-nilai kebangsaan dan spiritualitas bisa tertanam kuat di benak calon pemimpin bangsa dari berbagai pelosok negeri. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































