HANKAM

Bakal Dinaiki Presiden, Garibaldi jadi Kapal VVIP di HUT TNI

Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi.
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi. (Foto: Dok. seaforces.org)

Jakarta, IDM – Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi bakal mengemban peran sebagai kapal VVIP yang dinaiki Presiden RI pada peringatan HUT ke-81 TNI pada 5 Oktober 2026 mendatang. Kapal perang ini juga dijadwalkan unjuk kemampuan dengan menggelar atraksi lepas landas dan pendaratan helikopter gabungan tiga matra.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul menyampaikan, TNI AL menempatkan kapal induk tersebut sebagai unsur utama parade kapal perang (sailing pass).

"Sesuai rencana awal Garibaldi rencananya dilibatkan sebagai salah satu unsur sailing pass serta akan dilaksanakan giat take off landing heli dari matra AU dan AD sekaligus sebagai kapal VVIP," ujar Tunggul saat dikonfirmasi Indonesia Defense Magazine, Jakarta, Selasa (25/8).

Baca Juga: Tambah Pasukan, 200 Personel Yonif TP Bertolak ke Kalbar Bantu Penanganan Karhutla

Tunggul menjelaskan, pengoperasian kapal induk ini ke depan berfokus pada Operasi Militer Selain Perang (OMSP), terutama misi kemanusiaan dan penanganan bencana alam di perairan Nusantara.

"Untuk Garibaldi rencananya akan dioperasionalkan berfokus kepada Operasi Militer Selain Perang (OMSP) seperti bantuan kemanusiaan serta penanggulangan bencana alam," kata Tunggul.

TNI AL juga menyiapkan fasilitas pangkalan di Lampung sebagai salah satu lokasi sandar utama di Indonesia. Pengerjaan fisik pangkalan tersebut kini memasuki tahap akhir penyelesaian.

"Untuk kesiapan infrastruktur pangkalan di Lampung sementara proses finishing yang diharapkan saat kedatangan Garibaldi ke Indonesia di akhir September sudah rampung," tutur Tunggul.

Terkait perubahan identitas kapal menjadi KRI Gadjah Mada, Tunggul menyebut proses administrasi penamaan masih berjalan secara berjenjang di lingkungan internal militer.

"Sampai saat ini masih berproses pengajuan nama Garibaldi berjenjang ke Mabes TNI sampai dengan Mabes Angkatan Laut secara resmi," jelas Tunggul.

Baca Juga: Siap Mendarat di Garibaldi, Pilot TNI AU dan AD Latihan di Juanda

Guna mendukung atraksi di HUT TNI, para penerbang helikopter TNI AU dan TNI AD kini mengasah kemampuan lepas landas serta pendaratan di Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) Juanda, Sidoarjo. Latihan ini membiasakan pilot bermanuver di atas geladak kapal yang bergerak mengikuti ombak laut.

Saat ini, kapal induk Garibaldi sedang berlayar dari Italia menuju Tanah Air melintasi Terusan Suez serta singgah di Jeddah, Arab Saudi, dan Kolombo, Sri Lanka. Kapal perang Italia mengawal pelayaran ini di kawasan rawan Laut Merah hingga Laut Arab, sebelum nantinya dijemput sedikitnya dua KRI fregat dan pesawat udara Puspenerbal saat memasuki perairan Indonesia pada pertengahan September 2026.

Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menyebut Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan hadir langsung di atas kapal untuk meresmikan pergantian bendera serta penyematan nama resmi KRI Gadjah Mada pada 25 September 2026.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.