Bahas Langkah Strategis Lintas Kementerian, Menhan Prabowo Terima Kunjungan Gubernur BI

Jakarta,IDM - Menteri Pertahanan RI (Menhan) Prabowo Subianto menerima kunjungan kerja Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo di kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jakarta, Kamis (28/7).
Dalam pertemuan tersebut, Menhan Prabowo dan Gubernur BI Perry Warjiyo membahas langkah-langkah strategis lintas kementerian dan lembaga terkait kerja sama untuk mendukung stabilitas perekonomian negara di tengah berbagai instabilitas global.
Perry menjelaskan bahwa untuk mencapai stabilitas ekonomi dalam negeri, dibutuhkan kemampuan untuk mengendalikan inflasi, nilai tukar rupiah, dan stabilitas sistem keuangan.

Selain itu, BI dalam hal ini membutuhkan kerja sama lintas K/L guna memaksimalkan berbagai bentuk potensi sumber daya yang berkembang di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Untuk saat ini, Perry menjelaskan kepada Menhan Prabowo bahwa Bank Indonesia terus berkomitmen dalam pengelolaan pengelolaan bidang moneter, sistem pembayaran, dan stabilitas sistem keuangan.
Pengelolaan ketiga bidang tersebut diimplementasikan melalui kebijakan yang dikeluarkan oleh BI dioperasikan melalui berbagai instrumen yang sesuai dengan bidang tugas terkait. (si/nhn)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































