Babinsa yang Selamatkan Anak dari Penyanderaan dapat Hadiah Umrah

Jakarta, IDM – Bintara Pembina Desa (Babinsa), Serda Wahyu Hidayat yang selamatkan anak dari penyanderaan di Pos Polisi Lalu Lintas, Jalan Warung Jati Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (28/10) lalu dapat hadiah umrah dari Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Dilansir keterangan dari Puspen TNI, Kamis, (31/10) hadiah ini diberikan bukan karena keberaniannya menyelamatkan sang anak, namun karena putranya berhasil meraih Juara 1 Olimpiade Sains Nasional (OSN).
Baca Juga: Kapuskod Kemhan Hadiri Diskusi Peningkatan Daya Saing Industri Nasional
"Serda Wahyu tidak hanya dikenal sebagai prajurit yang berdedikasi tinggi, tetapi juga sebagai sosok ayah yang membanggakan. Putranya berhasil meraih Juara 1 Olimpiade Sains Nasional (OSN), sebuah pencapaian yang membuat Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, memberikan apresiasi dengan memberangkatkan Serda Wahyu untuk menunaikan ibadah Umroh dalam waktu dekat," tulis keterangan Puspen TNI.
Serda Wahyu bertugas di Koramil 03/Pasar Minggu, Kodim 0504/Jakarta Selatan. Sebagai seorang Babinsa, Serda Wahyu memiliki tugas utama untuk membina desa di wilayahnya yaitu Kelurahan Jatipadang, Pasar Minggu.
Baca Juga: TNI Libatkan 814 Prajurit dalam Latihan ‘Keris Woomera’ Bersama Australia
"Setiap hari, ia bertugas berkeliling di wilayah binaannya, memastikan keamanan dan ketertiban bagi masyarakat. Keberanian serta ketenangan yang ia tunjukkan dalam menyelamatkan anak tersebut mencerminkan komitmennya sebagai anggota TNI yang selalu hadir dan siap membantu masyarakat di sekitarnya," jelas Puspen TNI.
Keberanian dan kepedulian Serda Wahyu merupakan teladan bagi prajurit lainnya, serta diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































