Babinsa Rejang Lebong Dapat Bantuan 60 Motor dari Kemhan

Jakarta, IDM - Bintara pembina desa (babinsa) Kodim 0409 Rejang Lebong mendapatkan bantuan 60 unit sepeda motor untuk daerah pelosok di Provinsi Bengkulu. Bantuan ini berasal dari Kementerian Pertahanan (Kemhan).
Komandan Kodim (Dandim) 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Moch Renaldy Herbowo di Makodim Rejang Lebong, Senin, (19/6) mengatakan bantuan sepeda motor dari Kementerian Pertahanan RI tersebut diberikan untuk menunjang operasional bintara pembina desa (babinsa) yang bertugas di daerah pelosok.
"Bantuan sepeda motor dari Kementerian Pertahanan RI ini kita berikan kepada babinsa dalam tiga wilayah teritorial Kodim 0409/Rejang Lebong yakni Kabupaten Lebong, Kepahiang dan Kabupaten Rejang Lebong," kata dia.
Baca Juga: KSAU Ungkap Tujuan Latihan AYU 2023: Uji Doktrin dan Kemampuan Tempur TNI AU
Dia menjelaskan bantuan sepeda motor jenis trail ini hanya diberikan kepada babinsa yang bertugas dalam wilayah yang sulit dijangkau. Jadi tidak semua petugas babinsa menerimanya.
Ia mengatakan babinsa adalah merupakan ujung tombak satuan sehingga pemberian bantuan sepeda motor ini. diharapkan dapat memperlancar prajurit TNI dalam menjalankan tugasnya.
"Dalam waktu dekat ini di Kabupaten Rejang Lebong akan dilaksanakan pilkades serentak dalam 66 desa, sehingga sepeda motor ini juga dapat digunakan sebagai operasional penunjang kinerja babinsa terutama yang bertugas di medan-medan yang sulit," terangnya.
Baca Juga: Dankormar Terima Laporan Kenaikan Pangkat Dua Perwira Tinggi Marinir
Dia mengharapkan sepeda motor yang diterima oleh babinsa dalam tiga kabupaten ini nantinya dapat digunakan dengan baik, kemudian dirawat dan dijaga sehingga bisa bertahan lama dan memberikan manfaatkan untuk kepentingan masyarakat banyak.
Sersan Satu (Sertu) Joko P salah satu babinsa Kodim 0409/Rejang Lebong yang menerima bantuan sepeda motor dari Kementerian Pertahanan ini mengucapkan terima kasih karena kendaraan itu sangat membantu kerja mereka di lapangan mengingat kondisi alam daerah itu berupa pegunungan sehingga tidak semua tempat bisa dijangkau dengan kendaraan biasa.
"Ini sangat membantu tugas babinsa di desa-desa, apalagi medan di sini masih ekstrem seperti pegunungan dan tanah berlumpur," ujar Sertu Joko. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































