HANKAM

Babinpotdirga Lanud RSA Bantu Evakuasi Warga Natuna yang Sakit

Lanud Raden Sadjad
Babinpotdirga TNI AU Lanud Raden Sadjad (RSA) membantu proses evakuasi warga Natuna yang sakit dari kapal KMP Bahtera Nusantara. (Foto: Dok. Instagram @lanud_radensadjad)

Jakarta, IDM – Bintara Pembina Potensi Dirgantara (Babinpotdirga) TNI Angkatan Udara (TNI AU) Lanud Raden Sadjad (RSA) membantu proses evakuasi warga Natuna yang sakit dari kapal KMP Bahtera Nusantara.

Kapal tersebut tiba di Pelabuhan Penagi, Natuna, Kepulauan Riau pada Senin (15/4). Warga yang dievakuasi itu sebelumnya telah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit kota Batam, Kepulauan Riau.

"Atas laporan dari kru kapal, Babinpotdirga Lanud Raden Sadjad yang sedang bertugas di pelabuhan segera bergerak cepat untuk membantu evakuasi. Pasien dibawa ke ambulans untuk selanjutnya dirujuk ke rumah sakit terdekat," tulis Penerangan Lanud RSA dikutip Rabu (16/4).

Baca Juga: Prajurit Macan Kumbang Kostrad Akan Ikuti Latma Keris Satria ke-15 di Brunei

Atas dedikasi serta kesigapan jajaran di satuannya, Komandan Lanud RSA Kolonel Pnb Dedy Iskandar menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih.

"Terima kasih atas kesigapan dan ketanggapan kalian dalam membantu evakuasi warga Natuna yang sakit," kata Dedy.

Lebih lanjut ia mengatakan, sikap cepat tanggap yang dilakukan oleh Babinpotdirga Lanud RSA merupakan wujud nyata dari komitmen TNI AU dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga: Peringatan HUT ke-78 TNI AU, Lanud Halim Perdanakusuma Gelar Kegiatan Donor Darah

"Kejadian ini juga menunjukkan pentingnya kerja sama dan sinergi di antara instansi terkait dalam menangani situasi darurat," pungkas Danlanud RSA.

Selain evakuasi medis, Babinpotdirga Lanud RSA juga ambil bagian dalam sejumlah kegiatan pengamanan serta monitoring di pelabuhan selama arus mudik Idulfitri 1445 H.

"Mereka melaksanakan pengamanan serta monitoring terhadap penumpang yang turun dan nauk di arus mudik melalui Pelabuhan Natuna tersebut," sambung Penerangan Lanud RSA. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.