HANKAM

AUKUS Ubah Skema Pengadaan Kapal Selam Nuklir, Australia Dapat Bekas Seluruhnya

Ilustrasi kapal selam AUKUS
Ilustrasi kapal selam AUKUS (BAE Systems). (Foto: Dok. Wikimedia)

Jakarta, IDM – Pakta pertahanan yang beranggotakan Australia, Inggris, dan Amerika Serikat (AS) atau AUKUS, mengubah skema pengadaan kapal bertenaga nuklir untuk Australia.

Hal ini dibahas dalam pertemuan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth, Menhan Inggris John Healey, dan Menhan Australia Richard Marles di sela forum Shangri-La Dialogue 2026 di Singapura, Sabtu (30/5).

Semula, Australia akan menerima tiga kapal selam bertenaga nuklir dari AS. Rinciannya, dua kapal selam bekas yang diperbarui (refurbished) dan satu kapal selam baru.

Baca Juga: Ribuan Pengunjung Terpukau Aksi JAT pada HUT ke-65 RBAF di Brunei Darussalam

Dua kapal selam bekas yang bakal diterima Australia adalah Virginia-class Block IV. Kemudian, satu kapal selam Virginia-class tipe terbaru akan diterima Negeri Kanguru pada 2032.

Namun, mengutip pemberitaan ABC Australia, kini skema pengadaan diubah. Australia akan menerima tiga kapal selam bekas Virginia-class.

Donny Ermawan Taufanto
Wamenhan RI Donny Ermawan Taufanto (kiri) dalam Shangri-La Dialogue 2026. (Foto: Dok. Kemhan RI)

Richard Marles mengatakan, keputusan tersebut akan menghemat uang secara signifikan serta menyederhanakan pelatihan dan pemeliharaan armada.

Kapal selam Virginia-class Block IV telah digunakan Angkatan Laut AS atau US Navy pada 2020, dengan perkiraan masa pakai 33 tahun. Unit pertama direncanakan tiba di Australia pada 2032, dengan kapal selam tambahan akan dikirim pada interval hingga 2038.

Baca Juga: TNI AL Sambangi Denmark-Belanda, Cek Teknologi Drone hingga Robot Bawah Laut

Indonesia pantau AUKUS

Pemerintah Indonesia akan memantau perkembangan AUKUS, terutama untuk pengadaan kapal selam berpropulsi nuklir ke Australia. Terbaru, hal ini telah dibahas dalam rapat Komisi I DPR RI dengan Kementerian Pertahanan RI dan TNI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, 19 Mei 2026.

Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana Muhammad Ali mengatakan telah membahas pengembangan AUKUS dengan Kepala Staf Angkatan Laut Australia. Ali menggarisbawahi bahwa Australia akan menerima kapal selam bertenaga nuklir atau ship submersible nuclear (SSN), bukan yang bersenjata nuklir atau ship submersible ballistic nuclear (SSBN).

Terlebih, Ali mengatakan bahwa pengembangan AUKUS juga telah dipantau Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“(Pengembangan) ini dicek terus oleh badan di PBB untuk ketelitian dalam penggunaan tenaga nuklirnya,” kata Ali.

Adapun dalam Shangri-La Dialogue 2026, Indonesia diwakili Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto. Pejabat Markas Besar TNI yang turut hadir adalah Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letnan Jenderal Bambang Trisnohadi.

Baca Juga: Teluk Jakarta jadi Lokasi Uji Coba Sistem Peta Laut Terbaru TNI AL September Ini

Agenda utama Shangri-La Dialogue membahas keamanan esensial yang mencakup arsitektur tatanan keamanan kawasan, manajemen krisis lintas batas, hingga penguatan kerja sama keamanan kooperatif.

“Secara komprehensif, forum menyoroti strategi pertahanan di Indo-Pasifik, upaya peningkatan keamanan pesisir dan maritim di Asia, serta langkah strategis mencegah eskalasi konflik,” tulis siaran pers Biro Informasi Pertahanan Kementeri Pertahanan RI.

Para delegasi global memfokuskan pendekatan terukur dalam menghadapi dinamika pergeseran kekuatan untuk merawat stabilitas antarnegara secara optimal.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.