HANKAM

Audit Kinerja di Perbatasan, Itjen TNI Tinjau Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad

Laksamana Pertama TNI Ocktave Ferdinal.
Sekretaris Inspektorat Jenderal TNI, Laksamana Pertama TNI Ocktave Ferdinal melaksanakan kunjungan kerja ke Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 11, Nunukan, Minggu (3/8). (Foto: Dok. Penkostrad)

Jakarta, IDM – Dalam upaya memperkuat pengawasan internal dan kesiapan operasional satuan tugas di wilayah perbatasan, Sekretaris Inspektorat Jenderal TNI, Laksamana Pertama TNI Ocktave Ferdinal, melakukan kunjungan kerja ke Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–Malaysia Yonarmed 11 Kostrad, Minggu (3/8).

Kunjungan ini merupakan bagian dari pelaksanaan audit kinerja dan kepatuhan Itjen TNI untuk Tahun Anggaran 2025.

Baca Juga: Panglima TNI: Keteladanan Marsma Fajar Adriyanto dalam Menjaga Langit Indonesia Akan Jadi Inspirasi

Audit tersebut bertujuan memastikan kesiapan Satgas dalam menghadapi berbagai tantangan lintas batas, mulai dari penyelundupan hingga potensi konflik wilayah.

Dalam arahannya, Laksamana Ocktave Ferdinal menekankan pentingnya profesionalisme, transparansi, dan kepatuhan setiap personel dalam menjalankan tugas operasional.

Ia juga mengapresiasi kesiapsiagaan yang ditunjukkan oleh Satgas Yonarmed 11 Kostrad dalam menjaga kedaulatan wilayah.

Komandan Satgas, Letkol Arm Gde Adhy Surya Mahendra, turut menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dari Itjen TNI.

Baca Juga: Babinsa TNI AD dan Warga Gotong Royong Rehab Sekolah dengan Biaya Sendiri

“Kunjungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kesiapan operasional. Kami berkomitmen menjaga integritas serta siap menghadapi tantangan di wilayah perbatasan,” ujar Dansatgas.

Audit ini diharapkan dapat menjadi momentum evaluatif dan pemantapan komitmen bagi seluruh unsur satuan dalam menjaga kinerja serta integritas menjelang tantangan tugas ke depan. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.