HANKAM

Atlet Korpasgat Persembahkan Perunggu untuk Indonesia di SEA Games 2025

Atlet Korpasgat Persembahkan Perunggu untuk Indonesia di SEA Games 2025
Sertu Trisnarmanto (kedua dari kanan) bersama dua atlet nasional, Izzudi Afif dan Fathur Gustafian, tim menembak Indonesia yang berhasil raih medali perunggu pada nomor Men’s 50 Rifle 3 Position Team di SEA Games, Thailand. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet menembak Indonesia pada ajang olahraga terbesar kawasan Asia Tenggara. Tim Menembak Indonesia yang diperkuat prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) berhasil meraih medali perunggu pada nomor Men’s 50 Meter Rifle 3 Position Team di SEA Games 2025, Thailand, Jumat (19/12).

Dikutip dari Penerangan Angkatan Udara, Rabu (24/12), dalam nomor bergengsi ini, Indonesia diwakili oleh Sertu Trisnarmanto dari Denma Korpasgat bersama dua atlet nasional, Izzudi Afif dan Fathur Gustafian.

Baca Juga: Kemhan RI Jajaki Pembelian Helikopter Mil Mi-8 dan Mi-17, Uji Coba Dilaksanakan di Lokasi Bencana Sumatra

Ketiganya tampil dengan konsistensi tinggi sejak awal pertandingan, menjaga fokus dan presisi di tengah tekanan kompetisi yang ketat melawan tim-tim kuat dari negara Asia Tenggara lainnya.

Nomor 50 Meter Rifle 3 Position menuntut kemampuan atlet menembak dalam tiga posisi berbeda: prone (tiarap), kneeling (berlutut), dan standing (berdiri).
Setiap posisi memiliki tingkat kesulitan tersendiri, sehingga akurasi tembakan dan ketahanan mental menjadi faktor penentu. Stabilitas performa tim Indonesia dalam menguasai ketiga posisi ini menjadi kunci keberhasilan mereka mengamankan podium ketiga.

Medali perunggu ini bukan sekadar tambahan bagi perolehan medali kontingen Indonesia di SEA Games 2025, tetapi juga menjadi bukti nyata daya saing atlet menembak nasional di level regional.

Baca Juga: Istri Meninggal, Sertu Hamzah Tetap Bertugas Pulihkan Aceh Tamiang

Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi para atlet menembak Indonesia untuk terus meningkatkan performa dan menembus prestasi lebih tinggi di kejuaraan internasional mendatang.

Dengan dukungan pembinaan berkelanjutan, Indonesia berpeluang memperkuat posisi sebagai salah satu kekuatan menembak di Asia. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.