HANKAM

Atasi Stunting, KSAD: Lakukan Segala Tindakan yang Dibutuhkan

KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman. (Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM - Masalah perlindungan anak dan stunting menjadi perhatian semua pihak, khususnya TNI Angkatan Darat. Dalam ajang KASAD Award 2023, isu ini menjadi salah satu di antara sepuluh isu yang masuk ke dalam kategori.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengatakan, sebagai Duta Bapak Asuh Anak Stunting, prajurit TNI AD tidak akan tinggal diam jika mengetahui ada anak stunting di wilayah kerjanya.

Baca Juga : Bertemu Menhan, Presiden Jokowi Terima Laporan Perkembangan Situasi Bidang Pertahanan

“Seluruh prajurit TNI AD dan istrinya adalah Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting di daerahnya masing-masing. Langsung melapor ke atasan, kalau perlu langsung kepada saya,” kata Dudung dalam sambutannya saat KASAD Award 2023 di Mabesad, Jakarta, Senin (10/7).

Ia menambahkan, karena setiap bayi atau anak yang mengalami stunting perlu penanganan khusus. Imbas dari stunting ini, lanjut Dudung, akan memengaruhi masa depan anak, keluarga, dan pada akhirnya bangsa dan negara.

“Lakukan segala tindakan yang dibutuhkan untuk perbaikan ke depannya,” pesan Dudung.

Baca Juga : Pangkostrad Sematkan Sabuk Hitam Judo Kepada Kapolri

Mengusung tema ‘Bersama Merawat Kebangsaan’, Dudung menjelaskan jika KASAD Award 2023 mengangkat isu-isu strategis yang juga menjadi program prioritas pemerintah. Untuk itu, peran media sebagai jembatan informasi yang kredibel dan independen dapat menjadi rujukan yang valid bagi masyarakat.

Berikut kesepuluh isu strategis dalam KASAD Award 2023: Keberagaman dan Toleransi; Melawan Radikalisme; Pengarusutamaan Gender (PUG); Inovasi Digital; Solidaritas Internasional; TNI AD di Tengah Kesulitan Rakyat; Pembangunan di Daerah 3T; Perlindungan Anak; Menekan Stunting; dan Pelestarian Kebudayaan. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.