Aster KSAU Pastikan Dapur SPPG Lanud Adisutjipto Sesuai Standar BGN

Jakarta, IDM – Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Udara (Aster KSAU), Marsda TNI Palito Sitorus, melaksanakan kegiatan Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lanud Adisutjipto, Jumat (24/10).
Kegiatan ini bertujuan memastikan bahwa seluruh proses penyediaan makanan bergizi telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Dalam kunjungan tersebut, Aster KSAU didampingi oleh Komandan Lanud Adisutjipto, Marsma TNI Toto Ginanto. Mereka meninjau langsung sarana dan prasarana serta alur pelayanan gizi di Dapur 1 dan Dapur 2 SPPG.
Baca Juga: Dari Penolakan jadi Dukungan, Begini Cara Marinir Dekati Warga Pasir Putih Papua
Fokus utama evaluasi mencakup kebersihan ruang dapur, peralatan masak, higienitas personel, serta pengelolaan limbah melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
“Seluruh aspek, mulai dari sanitasi lingkungan hingga kontrol kualitas makanan, harus dijalankan secara konsisten dan terukur. Ini adalah fondasi utama dalam menjamin keamanan dan kandungan gizi makanan yang diberikan kepada para pelajar,” tegas Marsda TNI Palito Sitorus dalam siaran pers yang diterima, Selasa (28/10).
Selain melakukan peninjauan, Aster KSAU juga berdialog dengan Kepala SPPG dan para petugas lapangan guna memahami tantangan serta capaian yang telah diraih dalam pelaksanaan program MBG. Ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh personel yang terlibat.
Di kesempatan yang sama, Marsma TNI Toto Ginanto menegaskan komitmen Lanud Adisutjipto dalam mendukung kebijakan TNI AU, khususnya program MBG.
Baca Juga: Tingkatkan Kapabilitas, Perwira dan Bintara Lanud Manuhua Ikuti Kursus Crew Resources Management
“Kami akan terus meningkatkan kualitas layanan penyediaan makanan sehat bagi siswa penerima manfaat sebagai bentuk pengabdian nyata TNI AU kepada masyarakat,” ujarnya.
Saat ini, Lanud Adisutjipto mengoperasikan dua dapur SPPG. Dapur 1 melayani 15 sekolah dengan kapasitas 3.454 porsi per hari, sementara Dapur 2 yang baru beroperasi melayani 5 sekolah dengan kapasitas awal 961 porsi, dan akan ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai 3.394 porsi per hari.
Selain itu, pembangunan dua dapur tambahan tengah berlangsung di wilayah Detasemen AU Gading dan Wonosari. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































