Aster Kasdam Mandala Trikora: Pahami Kegiatan Teritorial dengan Baik

Jakarta, IDM – Asisten Teritorial Kasdam XXIV/Mandala Trikora, Kolonel Kav Agung Nur Cahyono, memimpin rapat evaluasi program kerja dan anggaran bidang teritorial semester I di Makodam Mandala Trikora, Papua Selatan, Senin (29/6).
Ia menyebut, untuk mengukur tingkat keberhasilan program pembinaan teritorial bukan hanya dari penyerapan anggaran, tetapi dampak yang dirasakan masyarakat.
“Tujuan evaluasi ini adalah untuk mengetahui sejauh mana capaian program kerja yang telah kita laksanakan selama semester I,” kata Agung.
Baca Juga: KSAD Bidik Panggung Internasional untuk Atlet Judo
Melalui evaluasi ini, lanjutnya, segala aspek yang sudah berjalan dengan baik dan yang masih kurang optimal dapat menjadi perhatian untuk dilakukan pembenahan agar tugas ke depan semakin optimal.
Agung juga mengingatkan, aparat kewilayahan perlu memahami dengan baik mengenai kegiatan teritorial yang dilaksanakan, baik yang bersifat program maupun nonprogram.
“Kegiatan program telah direncanakan secara sistematis berdasarkan analisis kebutuhan, perkembangan situasi, serta kebijakan pimpinan untuk menjawab tantangan yang berkembang di masyarakat,” jelas Agung.
Baca Juga: KSAD Prioritaskan Atlet Judo Berprestasi Gabung TNI AD
Sementara kegiatan nonprogram adalah respons cepat terhadap dinamika di lapangan yang memerlukan kehadiran personel TNI.
Selain itu, prajurit teritorial harus mampu memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang berbagai program prioritas TNI AD, seperti penyediaan air bersih, percepatan ketahanan pangan, rehabilitasi rumah tidak layak huni, pembangunan maupun perbaikan jembatan melalui Program Garuda, pelestarian lingkungan melalui Gerakan Bersatu dengan Alam, hingga dukungan terhadap pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
Di akhir arahannya, Agung menekankan kepada setiap satuan untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan laporan kegiatan teritorial secara profesional, efektif, dan akuntabel.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































