HANKAM

Aspotdirga KSAU Tegaskan Komitmen TNI AU dalam Mendukung Terwujudnya Swasembada Pangan

Aspotdirga KSAU
Aspotdirga KSAU Marsda TNI Andi Wijaya menghadiri seminar bertajuk “Kemampuan Wilayah dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan dan Makan Bergizi, Berbasis Kemandirian Menuju Indonesia Emas 2045”. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM – Asisten Staf Potensi Dirgantara Angkatan Udara (Aspotdirga) KSAU Marsda TNI Andi Wijaya menegaskan komitmen TNI Angkatan Udara (TNI AU) yang terus mendukung program nasional dalam mewujudkan swasembada pangan.

“Ketahanan pangan adalah isu strategis yang membutuhkan sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat untuk menghasilkan solusi berkelanjutan,” tegas Aspotdirga KSAU dalam sambutannya saat menghadiri seminar bertajuk ‘Kemampuan Wilayah dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan dan Makan Bergizi, Berbasis Kemandirian Menuju Indonesia Emas 2045’ yang digelar di Malang, Senin (16/12).

Baca Juga: KSAL: Indonesia Tertarik dengan Rudal BrahMos dari India, Jadi Opsi Kolaborasi Teknologi

Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Nazaruddin Malik juga menekankan pentingnya kolaborasi untuk memperkuat ketahanan pangan di Indonesia. “Negara yang mampu mengelola ketahanan pangan dan energi terbarukan akan memiliki keunggulan di masa depan," ujar dia.

Penandatanganan Naskah Pernyataan bersama di antara UMM dan TNI AU. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Untuk itu, Nazaruddin juga berharap, kolaborasi yang terjalin di antara UMM dan TNI AU dalam menyelenggarakan seminar ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi penguatan program ketahanan pangan berbasis kemandirian dan menjadi langkah strategis menuju tercapainya Indonesia Emas 2045.

Baca Juga: Sathar 15 Rampungkan Pemeliharaan Pesawat C-130J-30 Super Hercules A-1342

Pada kesempatan yang sama, TNI AU dan UMM juga menandatangani Naskah Pernyataan Bersama yang diwakili oleh Marsda TNI Andi Wijaya dan Nazaruddin, serta kerja sama Fakultas Pertanian-Peternakan UMM dengan TNI AU. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.