Aspotdirga KSAU: Program Ketahanan Pangan Nasional Jamin Ketersediaan Pangan Untuk Masyarakat

Jakarta, IDM - Asisten Potensi Dirgantara (Aspotdirga) KSAU Marsda TNI Bowo Budiarto memimpin Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Spotdirga yang mengusung tema “Peningkatakan Fungsi dan Peran Binpotdirga di Tengah Masyarakat untuk Mendukung Percepatan Pelaksanaan Ketahanan Pangan Nasional,” dan digelar di aula Bima Sakti, Jakarta, Rabu (7/12).
Terselenggaranya Rakernis ini tidak terlepas dari komiten TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk mendukung program pemerintah, salah satunya dalam hal ketanganan pangan. Menurut Bowo, ketahanan pangan menjadi hal yang penting karena terkait dengan ketersediaan pangan masyarakat.

Untuk itu, para petugas Pembina Potensi Dirgantara (Binpotdirga) di daerah diharapkan dapat meningkatkan pemahamanan ketahanan pangan.
“Peningkatan pemahaman ketahanan pangan dapat dilakukan dengan bekerja sama dengan berbagai elemen masyarakat melalui peningkatan komunikasi sosial,” ungkap Aspotdirga.
Baca: Kerahkan Pesawat CN-235, TNI AU Kirim Bantuan Logistik Untuk Korban Erupsi Gunung Semeru
Dikutip dari Dispenau, Rakernis ini turut dihadiri oleh puluhan pejabat Binpotdirga dan pejabat Satker terkait, baik secara offline maupun online. Selain pengarahan dari Aspotdirga KSAU, Rakernis juga diisi dengan penyampaian laporan evaluasi program kerja 2022 Balakpus supervisi Spotdirga yakni Puspotdirgaau, Diskumau dan Dispenau. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































