HANKAM

Asops KSAD Periksa Kesiapan Satgas Yonif 721/Makkasau Bertugas di Papua

Asops KSAD Periksa Kesiapan Satgas Yonif 721:Makkasau Bertugas di Papua.
Pemeriksaan kesiapan Satgas Yonif 721/Makkasau yang akan bertugas di Papua. (Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM - Asisten Operasi (Asops) KSAD Mayjen TNI Ainurrahman didampingi Inspektur Kodam (Irdam) XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Dwi Edrosasongko melaksanakan Pemeriksaan Kesiapan Operasi (Riksiapops) Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Infanteri (Yonif) 721/Makkasau, bertempat di Mayonif 721/Makkasau, Pinrang, Selasa (6/12).

Kedatangan Mayjen Ainurrahman disambut langsung oleh Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 721/Makkasau Letkol Inf Heri Kuswanto diiringi nyanyian yel-yel pembakar semangat dari para prajurit Makkasau, dilanjutkan menerima paparan Danyonif 721/Makkasau tentang kesiapan operasi Satgas Satuan Organik Yonif 721/Makkasau sebagai Satgas Penebalan Apter dan Koramil Persiapan di wilayah Papua Tahun 2022-2023.

Asops KSAD Periksa Kesiapan Satgas Yonif 721:Makkasau Bertugas di Papua.
(Dok. Dispenad)

Dalam pengarahannya kepada seluruh personel Satgas, Asops KSAD menyampaikan bahwa dia yakin para personel satgas telah siap melaksanakan tugas mulia tersebut, dilihat berdasarkan perbandingan daya tempur, alutsista dan kemampuan perorangan.

Ia pun berharap kepada para personel Satgas agar melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan memiliki komitmen yang kuat untuk memberikan kebanggaan kepada satuan, negara dan bangsa.

“Jangan menyakiti hati rakyat, jangan pernah berpikir aman di daerah operasi supaya tidak lalai, kita harus punya pikiran dan hati yang bersih, selalu berkomitmen diri yaitu jangan gara-gara saya Satuan ini dipermalukan, tapi gara-gara saya Satuan ini harum namanya dan dibanggakan serta jangan sombong, takabur kemudian selalu menyerahkan semuanya kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ajaknya.

Asops KSAD Periksa Kesiapan Satgas Yonif 721:Makkasau Bertugas di Papua.
(Dok. Dispenad)

Baca: Pangkostrad Pimpin Sertijab Pejabat Kostrad

Kegiatan yang dilaksanakan ini bertujuan untuk mengecek secara fisik tentang kesiapan operasi baik personel maupun materiel yang digelar, serta guna mengetahui secara langsung tentang kendala dan hambatan yang dihadapi oleh Satgas Satuan Organik Yonif 721/Makkasau yang akan melaksanakan tugas, serta meyakinkan pimpinan TNI AD bahwa seluruh personel dalam kondisi sehat dan siap melaksanakan tugas. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.