Asah Kesiapsiagaan Operasi, Grup 2 Heli Kerahkan Super Puma hingga Caracal dalam Latihan Sarva Gesit-26

Jakarta, IDM – Grup 2 Heli mengerahkan beragam jenis helikopter andalan mereka, mulai dari NAS 332 Super Puma, EC 120B Colibri, NAS 332 VVIP, AW-139, hingga EC 725 Caracal dalam Latihan Matra Udara I Level II Sarva Gesit-26.
Latihan yang digelar pada Selasa (28/4) tersebut diselenggarakan untuk meningkatkan kesiapsiagaan operasional dan profesionalisme seluruh prajurit Grup 2 Heli dalam menghadapi berbagai skenario penugasan.
Baca Juga: Cerita KSAD Inisiasi Program Sumur Bor
"Penggunaan berbagai jenis helikopter tersebut menjadi sarana penting dalam menguji kemampuan pilot, awak helikopter, serta unsur pendukung dalam melaksanakan operasi udara secara terpadu," jelas Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dikutip dari siaran pers Dispenau, Kamis (30/4).

Para personel yang terlibat dalam latihan ini mempelajari beragam materi, di antaranya materi Penindak Low Speed Low Altitude (PLSLA), Operasi Evakuasi Medis Udara (OEMU), Operasi Udara Penanggulangan Kebakaran (OUPK), dan Operasi Mobilitas Udara bagi VIP (OMU).
Baca Juga: Dapat Hibah “Drone” dari Australia, Bakamla Siapkan Unit Satuan Udara dan SDM
Kemudian, terdapat materi lainnya seperti Operasi Udara Pembebasan Sandera (Basra), Combat Search and Rescue (CSAR), serta Operasi Angkutan Udara menggunakan sling load dan penerjunan helibox untuk mendukung unsur pasukan kawan. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































