Asah Kemampuan, Kopasgat TNI AU Gelar Latihan Penyegaran Statik dan Free Fall

Jakarta, IDM - Kopasgat TNI Angkatan Udara (TNI AU) menggelar latihan penyegaran statik dan free fall dengan dropping zone di runaway Lanud Sulaiman, Bandung, Rabu (15/2). Latihan ini diikuti oleh para prajurit yang bertugas di Mako Kopasgat dan Wingdik 800.
Sebagai bagian dari program kerja Kopasgat tahun anggaran 2023, latihan ini memang secara rutin digelar dengan tujuan untuk mengevaluasi dan sebagai sarana tolak ukur kemampuan para penerjun Kopasgat TNI AU.

Melansir keterangan Penerangan Kopasgat dalam akun instagram @kopasgat_tniau, penerjunan dilakukan dengan dukungan pesawat Hercules C-130 A-1305 yang diawaki oleh Mayor Pnb Fahmi Aldila.
Para penerjun diangkut dengan pesawat tersebut, di mana titik muatnya atau loading berlokasi di Lanud Husein Sastranegara, Bandung.
Baca: Samakan Pemahaman Skenario Latihan, Peserta Glagaspur Tingkat III Laksanakan TFG
Dalam prakteknya, penerjunan statik dilakukan dalam dua sorties dengan total penerjun sebanyak 119 personel. Mereka harus terjun dari ketinggian 900 sampai 1.200 Agl. Selanjutnya, sebanyak 49 personel melakukan free fall pada ketinggian 10.000 Agl.
Dengan memperhatikan keamanan (safety), latihan dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Sebelum penerjunan, para penerjun pun harus melalui pengecekan kesehatan, termasuk pengecekan tensi darah. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































