HANKAM

AS Geser Kapal Induk dan 31 Pesawat Tanker ke Timur Tengah Saat Eskalasi Konflik Israel-Iran

Kapal induk AS.
Kapal induk AS, USS Nimitz (CVN 68). (Foto: Dok. Naval Air Force US Pacific Fleet (airpac.navy.mil)

Jakarta, IDM – Amerika Serikat melakukan pergeseran alat utama sistem persenjataan (alutsista) mereka ke kawasan Timur Tengah di tengah eskalasi konflik Israel dan Iran.

Reuters pada Senin (16/6) melaporkan, kapal induk AS, USS Nimitz (CVN 68), meninggalkan Samudera Pasifik menuju Timur Tengah. Adapun USS Nimitz merupakan kapal induk yang mampu membawa hingga 60 jet tempur dan 5.000 personel.

Baca Juga: Ancaman Bom Saudi Airlines, TNI Sebut Kondisi Masih Aman

Selain itu, AS juga dilaporkan mengirimkan 31 kapal tanker mereka, termasuk KC-135 dan KC-46, menuju Timur Tengah.

Sumber yang sama menulis, pengerahan sejumlah alutsista itu menunjukkan bahwa AS ingin memperkuat kekuatan udara mereka untuk operasi yang berpotensi berkelanjutan.

Analis dari Dyami Security Intelligence, Eric Schouten mengatakan, pengerahan oleh AS adalah sinyal yang jelas tentang kesiapan strategis. “Langkah ini menunjukkan bahwa AS memposisikan dirinya untuk eskalasi yang cepat,” kata Eric.

Sebagaimana dilaporkan AFP, Gedung Putih kembali menegaskan, pasukan AS di Timur Tengah tetap berada dalam posisi defensif meski perang Israel-Iran memanas.

Baca Juga: Ini Dia Komandan Baru Kapal Selam KRI Nagapasa-403

Diketahui, Israel menyerang Iran sejak Jumat (13/6). Serangan itu menyasar kompleks perumahan, gedung-gedung pemerintah, infrastruktur pertahanan dan ekonomi, transportasi hingga fasilitas nuklir di berbagai kota di Iran dan menewaskan sejumlah komandan tinggi angkatan bersenjata atau Garda Revolusi Iran, ilmuwan, serta wanita dan anak-anak.

Pemerintah Republik Islam Iran menegaskan bahwa pihaknya berhak melakukan tindakan tegas sebagai bentuk membela diri usai diserang Israel. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.