HANKAM

Armed TNI AD Akan Punya Alutsista Baru, Jarak Tembak Ratusan Kilometer

Danpussenarmed TNI AD Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo
Danpussenarmed TNI AD Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo saat mengunjungi Roketsan di Turki beberapa waktu lalu. (Foto: Dok. Penpussenarmed)

Jakarta, IDM – Komandan Pussenarmed (Danpussenarmed) TNI AD Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo mengatakan satuan Artileri Medan (Armed) akan punya alutsista baru yang memiliki jarak tembak ratusan kilometer. Hal ini diungkapkannya usai mengunjungi Roketsan di Turki beberapa waktu lalu.

"Perang modern saat ini peran artileri akan sangat menentukan hasil akhir dari suatu pertempuran. Sejalan dengan hal tersebut melalui program Modernisasi Alutsista Pussenarmed mencoba untuk menjajaki sejumlah Alutsista baru," kata Danpussenarmed dalam keterangannya dikutip Kamis, (11/7).

Baca Juga: Unsur Skadron Tempur Lanud Iswahjudi Bertolak Menuju Australia Jelang Latihan Multinasional Pitch Black 2024

Alustsista baru tersebut lanjutnya yaitu pengadaan Multy Launcher Rocket Systems (MLRS) Indonesian Tactical Ballistic Missile (ITBM) produksi Roketsan, Turki.

Danpussenarmed TNI AD Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo
(Foto: Dok. Penpussenarmed)

"Nantinya akan memperkuat jajaran TNI khususnya dalam rangka pengamanan IKN," kata Danpussenarmed.

Baca Juga: Indonesia-Malaysia Gelar Patroli Bersama 9 Hari di Perbatasan

Lebih lanjut kata Danpussenarmed bersama sejumlah delegasi yang mewakili Kemhan, Mabesad, Puspalad dan Pussenarmed berkesempatan untuk menyaksikan Live Firing Demonstrasi Missile Khan 600 yang difasilitas latihan Kementrian Pertahanan Turki di daerah Sinops, Turki.

"Peluncuran Guided Missile dengan jarak jangkau sampai dengan 280 kilometer tersebut dapat berjalan dengan aman dan lancar walaupun pada kesempatan ini hanya dilakukan uji pada jarak minimal pada jarak 80 kilometer," kata Danpussenarmed. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.