Apel Kebangsaan Jaga Jakarta, Diprakarsai TNI-Polri

Jakarta, IDM – Sebanyak 11.000 ribu peserta memadati kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (8/8). Mereka mengikuti Apel Kebangsaan bertajuk “Jaga Jakarta untuk Indonesia” yang dipimpin Pangdam Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi bersama Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri.
Dilansir dari keterangan Penkodam Jaya/Jayakarta, Minggu (9/8), apel kebangsaan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergitas dan soliditas TNI-Polri bersama pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, persatuan, dan kondusivitas Jakarta.
Baca Juga: Alutsista Sangar Buatan Anak Bangsa Dipamerkan di Pusdiklatpassus Kopassus
"Mengusung semangat kebersamaan, kegiatan ini diikuti personel TNI-Polri, jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh lintas agama, serta berbagai elemen masyarakat. Kehadiran sekitar 11.000 peserta menunjukkan kuatnya komitmen seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama menjaga Jakarta tetap aman, damai, dan harmonis," tulis keterangan Kodam Jaya/Jayakarta.

Dalam suasana penuh kebersamaan tersebut, Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban Jakarta bukan semata-mata menjadi tanggung jawab TNI-Polri, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.

Baca Juga: KSAU Tekankan Kesiapan Pendidikan Penerbang dalam Mendukung Modernisasi Alutsista
Untuk diketahui, Kodam Jaya/Jayakarta tengah rutin meningkatkan sinergi antarinstansi untuk menjaga stabilitas ibu kota Jakarta. Terbaru, Pangdam Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi bersama Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Markas Komando Korps Brimob Polri, Kelapa Dua, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat. Kedatangannya disambut oleh Dankor Brimob Polri Komjen Pol Ramdani Hidayat.
Dalam pertemuan tersebut, ketiga pimpinan membahas berbagai langkah strategis untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kesiapan personel, serta mengoptimalkan kolaborasi dalam menghadapi dinamika keamanan yang terus berkembang. Penguatan sinergi ini menjadi bagian penting dalam memastikan setiap potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi secara cepat, tepat, dan terpadu.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































