Apa Saja Tiga Fondasi Utama Prajurit TNI AD? Ini Kata Wakil KSAD

Jakarta, IDM – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakil KSAD) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menegaskan bahwa disiplin, loyalitas, dan profesionalitas merupakan fondasi utama yang wajib dimiliki setiap prajurit dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan pengarahan kepada prajurit Yonif TP 852/Arba Yudha Bhakti (ABY) di Desa Sei Tuan, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, beberapa waktu lalu. Dalam kunjungan kerja ini, Wakil KSAD turut didampingi oleh Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa.
Menurut Mustafa, tantangan tugas ke depan akan semakin kompleks dan dinamis. Oleh karena itu, setiap prajurit dituntut untuk senantiasa menjaga disiplin, meningkatkan profesionalisme, serta memegang teguh loyalitas kepada bangsa, negara, dan institusi TNI AD.
Selain ketiga fondasi tersebut, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga moral, soliditas, dan semangat pengabdian dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Ia menilai, keberhasilan suatu satuan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis semata, melainkan juga oleh kekompakan, kepedulian, dan rasa tanggung jawab dari seluruh prajurit.
Di samping memberikan pengarahan, Mustafa bersama Pangdam I/BB juga meninjau berbagai program ketahanan pangan mandiri yang dikembangkan oleh Yonif TP 852/ABY.
Program-program tersebut meliputi pengelolaan greenhouse, peternakan ayam petelur, hingga pemanfaatan hasil produksi secara mandiri.
Baca Juga: Kolaborasi dengan AU Singapura, Empat Perwira TNI AU Raih Kualifikasi Instruktur UAV
Sebagai bagian dari penguatan program tersebut, Wakil KSAD dan Pangdam I/BB turut melakukan penebaran 1.200 bibit ikan patin di area budidaya perikanan milik satuan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong kemandirian di lingkungan satuan.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































