HANKAM

Antisipasi Tsunami Pascagempa Rusia, Lanal Gorontalo Amankan Sejumlah Alutsista

Situasi Laut pesisir selatan Gorontalo.
Situasi Laut pesisir selatan Gorontalo, pukul 17:54 WITA. (Foto: Dok. Lanal Gorontalo)

Jakarta, IDM – Pangkalan TNI AL (Lanal) Gorontalo mengamankan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) sebagai tindak lanjut peringatan tsunami pascagempa di Rusia.

Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) RI Laksamana Madya Denih Hendrata, mengungkapkan Lanal Gorontalo sudah menyampaikan peringatan dini kepada seluruh masyarakat pesisir untuk waspada.

"Para nelayan diperingatkan bahaya tsunami dan tidak dibolehkan melaut terlebih dahulu sampai situasi aman," ungkap Denih, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (30/7).

Baca Juga: Lawatan ke Belarus, Menhan Sjafrie Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan

Selain itu, Lanal Gorontalo juga menyampaikan kepada pos TNI AL (Posal) dan pos pengamat (Posmat) di wilayah sekitar untuk mengamankan para personel dan material.

"Perintah mengamankan alutsista, seperti Kapal Angkatan Laut (KAL) hingga sejumlah perahu seperti CB, RBB, dan sea rider," lanjut Denih.

Lanal Gorontalo yang dipimpin Letkol Laut (P) Hanny Chandra, juga melaksanakan komunikasi sosial oleh para personel dari pos TNI AL dan Bintara Pembina Potensi Maritim (Babinpotmar) kepada masyarakat pesisir untuk waspada dan tidak panik.

Baca Juga: Empat Pamen TNI AU Rampungkan Pendidikan Militer Strategis dari AFCC Beijing

"Mereka juga mengimbau untuk mengamankan personel dan material penting menuju titik kumpul apabila terjadi bencana tsunami," papar Denih.

Denih juga mengatakan, Lanal Gorontalo langsung memberikan informasi kepada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang berada di laut agar waspada bahaya tsunami.

"Lanal Gorontalo diminta berkerja sama dan berkoordinasi dengan posko darurat provinsi, Kantor BMKG, Kakansar, BPBD, dan Basarnas terkait update informasi situasi terakhir," kata Denih. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.