HANKAM

Antisipasi Perubahan Iklim, Kogabwilhan III Tanam 1.000 Mangrove di Pantai Gambesi

Kogabwilhan III
Kogabwilhan III tanam 1.000 mangrove di pantai Gambesi. (Foto: Dok. Kogabwilhan III)

Jakarta, IDM – Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III melaksanakan penanaman 1.000 pohon mangrove di Pantai Gambesi, Kelurahan Gambesi, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, Kamis (15/1).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim sekaligus penguatan ketahanan wilayah pesisir.

Baca Juga: Hari Dharma Samudera, Kodaeral IX Kerahkan 5 KRI

Kepala Staf Kogabwilhan III, Marsda TNI Joko Sugeng Sriyanto, menegaskan pelestarian lingkungan memiliki keterkaitan langsung dengan kedaulatan negara.

“Menjaga kedaulatan negara tidak hanya berkaitan dengan pertahanan dan keamanan, namun juga kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Lingkungan yang sehat merupakan bagian penting dari ketahanan nasional,” ujar Joko.

Sebanyak 1.000 bibit mangrove tersebut disiapkan oleh PT Position dan ditanam sebagai langkah strategis untuk menahan abrasi pantai, meredam gelombang laut, serta mengurangi risiko bencana seperti banjir rob dan tsunami.

Menurut Joko, keberadaan mangrove juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir Kota Ternate serta mendukung kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

Baca Juga: Mengenal Operasi Perlawanan Wilayah dalam Tugas TNI AD

“Penanaman pohon mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial semata. Ini adalah investasi jangka panjang bagi anak-cucu dan generasi mendatang bangsa ini,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Kogabwilhan III berharap terbangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem pesisir, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Maluku Utara. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.