Antisipasi Perdagangan Manusia Hingga Pelanggaran Wilayah, Bakamla Bentuk Satgas Penegakan Hukum Laut

Jakarta, IDM - Badan Keamanan Laut (Bakamla) bersama Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) dan pihak terkait membentuk Satuan Tugas (satgas) Ad Hoc Penegakan Hukum di Laut, Sabtu (16/12).
Mengutip Humas Bakamla pada Minggu (17/12), satgas tersebut akan beroperasi selama satu tahun pada 2024. Mekanisme yakni penyidik dari setiap kementerian dan lembaga (K/L) terkait akan melaksanakan patroli di laut dan di darat.
Baca Juga: 6 Pati TNI AU Naik Pangkat, Salah Satunya Jabat Komandan Kodiklatau
Adapun patroli bersama dilaksanakan oleh Bakamla setiap tahun sesuai dengan Rencana Patroli Nasional (Renpatnas). Langkah tersebut dilakukan untuk menekan angka perdagangan manusia, penyelundupan narkoba hingga pelanggaran wilayah.
Setelah pembentukan, rapat mengenai satgas akan kembali dilakukan pada awal 2024. Nantinya satgas ini akan di evaluasi untuk perpanjangan di tahun berikutnya.
Baca Juga: Brigjen TNI Ahmad Fikri Musmar Resmi Jabat Komandan Pusdiklatpassus
Sejumlah pihak terkait yang terlibat dalam Satgas tersebut di antaranya BNN, Kemenko Marves, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Perhubungan, Bea Cukai Kemenkeu dan TNI AL. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































