HANKAM

Antisipasi Ancaman, TNI AU Tingkatkan Kemampuan Personel dalam Kursus Dasar Pertahanan Siber

Danwingdik 500/Umum Kolonel Pnb Dwi Pantinovan
Danwingdik 500/Umum Kolonel Pnb Dwi Pantinovan menyematkan tanda siswa kepada perwakilan peserta Kursus Dasar Pertahanan Siber Angkatan Pertama di Skadik 506 Wingdik 500/Umum. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) menggelar Kursus Dasar Pertahanan Siber angkatan pertama di Skadron Pendidikan (Skadik) 506 Wing Pendidikan (Wingdik) 500/Umum.

“Pertahanan siber kini memegang peranan penting dalam menjaga kedaulatan negara di tengah tantangan teknologi global yang terus berkembang. Kursus ini menjadi bagian dari komitmen strategis TNI AU untuk meningkatkan kemampuan personel siber yang adaptif, profesional, dan unggul,” tulis TNI AU dikutip Selasa (14/1).

Baca Juga: Marinir Distribusikan Ribuan Porsi Makan Bergizi Gratis untuk 7 Sekolah di Cilandak

Lebih lanjut, penyelenggaraan kursus ini dapat memperkokoh langkah TNI AU dalam membangun sistem pertahanan berbasis teknologi modern dengan sumber daya manusia (SDM) yang siap menghadapi ancaman masa depan di ranah siber.

Danwingdik 500/Umum Kolonel Pnb Dwi Pantinovan
Danwingdik 500/Umum Kolonel Pnb Dwi Pantinovan memimpin upacara pembukan Kursus Dasar Pertahanan Siber Angkatan Pertama di Skadik 506 Wingdik 500/Umum. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Kursus Dasar Pertahanan Siber angkatan pertama diikuti oleh sebanyak 49 peserta dan dibuka secara resmi oleh Komandan Wingdik 500/Umum Kolonel Pnb Dwi Pantinovan di Skadik 506, Bogor, Senin (13/1). Pembukaan kursus ditandai dengan penyematan tanda siswa kepada perwakilan peserta oleh Danwingdik 500/Umum.

Baca Juga: Kontribusi Nyata TNI di Wilayah Penugasan Kongo

Kolonel Pnb Dwi Pantinovan dalam sambutannya mengatakan, kesiapan personel menjadi unsur penting dalam menghadapi ancaman siber di era teknologi modern. “Jadilah prajurit yang adaptif, profesional, unggul, dan humanis demi kemajuan TNI Angkatan Udara dan pertahanan negara,” ungkap dia.

Lebih lanjut Danwingdik 500/Umum berpesan agar para peserta dapat segera beradaptasi dengan lingkungan pendidikan. “Patuhi setiap aturan yang berlaku. Hindari pelanggaran yang akan merugikan diri sendiri dan keluarga,” pungkas Dwi. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.