Animo Masyarakat Untuk Vaksin Di Lanud Iswahjudi Masih Tinggi

Madiun, IDM - Animo masyarakat Madiun dan sekitarnya masih tinggi mengikuti vaksinasi Covid-19 di RSAU dr. Efram Harsama (RSEH) Lanud Iswahjudi. Selasa (13/7/21) 481 orang berhasil divaksin pada serbuan vaksinasi kali ini.
Ini menjadi bukti bahwa kesadaran masyarakat untuk ambil bagian dalam mendorong terbentuknya herd immunity sangatlah tinggi. Danlanud Iswahjudi Marsma TNI M. Untung Suropati, SE kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap patuh dan disiplin protokol kesehatan meskipun sudah divaksin. “Protokol Kesehatan merupakan senjata utama kita agar terhindar dari paparan Covid-19”, Tegas Danlanud.
Vaksinasi yang digelar ini selain untuk mendukung program Pemerintah percepatan 1 Juta Vaksin juga dalam rangka memperingati Hari Bakti TNI Angkatan Udara Ke-74, dimana selama bulan juli ini, serbuan vaksinasi akan dilaksanakan secara kontinyu untuk masyarakat umum maupun keluarga besar TNI AU.
Capaian vaksin yang selalu melebihi target, tak menyurutkan semangat para vaksinator, hal ini justru memicu semangat dalam memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat, dengan harapan melalui vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan yang ketat dapat segera memutus rantai penyebaran covid-19. (nhn/man)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































