Angkatan Udara Thailand Kagumi Koleksi Pesawat di Museum Dirgantara

Jakarta, IDM - Rombongan dari Royal Thai Air Force (RTAF) mengunjungi Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla) di sela kegiatan Subject Matter Expert Exchange (SMEE) pesawat T50 RTAF - TNI AU di Yogyakarta, Rabu (1/3).
Bertandangnya Angkatan Udara Thailand yang dipimpin oleh Group Captain Piyasak Sumettikon ke museum itu pun disambut langsung oleh Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Kolonel Sus Yuto Nugroho.
Yuto menyebut kunjungan personel Negara Gajah Putih itu sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan bertukar informasi seputar Angkatan Udara sehingga masing-masing negara mendapat tambahan ilmu pengetahuan.

Selama berada di museum, rombongan RTAF mendapat penjelasan mengenai berbagai macam koleksi, mulai dari seragam TNI Angkatan Udara hingga aneka jenis pesawat terbang koleksi Muspusdirla, baik yang pernah digunakan oleh TNI AU, peninggalan penjajah dan produksi anak bangsa.
"Semua koleksi Muspusdirla dikagumi. Utamanya koleksi pesawat terbangnya," kata Yuto kepada indonesiadefense.com, Rabu (1/3).
Baca Juga: Danjen Kopassus Rombak 5 Jabatan Penting di Kopassus
Kekaguman tersebut pun diamini oleh Piyasak Sumettiko. Ia mengaku sangat terkesan dengan museum yang sangat luas dan koleksi pesawat terbang yang lengkap. Kunjungan ini, lanjutnya, akan menjadi simpul yang mempererat hubungan kedua negara, khususnya dalam pengetahuan angkatan udara.
"Kami bisa belajar sejarah Angkatan Udara dan koleksi pesawat terbang yang pernah digunakan lengkap," kata Piyasak Sumettikon. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































