Angkatan Laut Indonesia dan Prancis Godok Rencana Pelatihan Submarine Rescue

Jakarta, IDM - TNI AL dan French Navy (Angkatan Laut Prancis) tengah membahas peluang pelatihan submarine rescue atau penyelamatan kapal selam.
Dikutip dari keterangan Dispenal, Kamis (21/9), hal tersebut dibahas Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali dalam pertemuan bilateral dengan KSAL Prancis Laksamana Nicolas Vaujour di Amerika Serikat, Selasa (19/9).
Baca Juga: TNI AD Akan Gelar Pameran Alutsista Hingga Makan Gratis di Monas, Yuk Catat Tanggalnya
Ali dan Nicolas membahas kerja sama yang akan dilaksanakan, seperti latihan dan pendidikan yang telah dan akan terus dilakukan ke depannya. Keduanya menggodok rencana latihan submarine rescue untuk saling bertukar pengetahuan.
Di samping itu, Ali berterima kasih atas dukungan Angkatan Laut Prancis dalam sambutan kunjungan KRI Bima Suci dan keterlibatan Prancis di Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2023 di Makassar, pada Juni lalu.
Baca Juga: Panglima Angkatan Bersenjata Singapura Apresiasi Super Garuda Shield 2023 dan ASEX-01 Natuna
Selain itu, Ali juga menyampaikan ucapan selamat atas penunjukan Nicolas sebagai pemimpin Angkatan Laut Prancis yang baru. "Kami berharap agar segala kesuksesan akan terus menyertai ADM Nicolas Vaujour selama mengemban tugas," ujarnya. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































