Angkatan Laut Cina Sambangi Koarmada II Surabaya, Ada Apa?

Jakarta, IDM - Kaskoarmada II Laksamana Pertama TNI Isswarto menerima courtesy call Angkatan Laut Cina yang dipimpin RADM Zhu Jianda, selaku Task Commander dari kapal latih Qi Jiguang-83, Surabaya, Senin (18/9).
Pada kesempatan tersebut, Isswarto menyampaikan harapannya kepada Zhu bahwa kunjungan ini dapat membuka ruang diskusi ataupun beberapa kerja sama yang baik antarnegara, khususnya bagi TNI AL.
Baca Juga: Tembus Hutan, Beginilah Potret Satgas Pos Scofrolama Melaksanakan Patroli Patok RI-PNG
"Berharap dapat lebih mempererat persahabatan antarkedua negara yang selama ini terjalin dengan baik," ujar Isswarto dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Selasa (19/9).

Selanjutnya, Isswarto juga berterima kasih kepada Angkatan Laut Cina yang telah berpartisipasi dengan mengirimkan personel serta armadanya dalam Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2023 di Makassar, pada Juni lalu.
Baca Juga: KSAD Dampingi Presiden Joko Widodo dan Menhan Prabowo Kunjungan ke Pindad
Sebelumnya, kapal latih terbesar Angkatan Laut Cina, Qi Jiguang-83 berlabuh di Surabaya sejak dua hari lalu. Mereka dijadwalkan bersandar selama empat hari, yakni 17-20 September.
Kedatangan Qi Jiguang-83 yang dikomandani oleh SCapt Yao Zuoqing ini turut membawa 100 personel Akademi Angkatan Laut (AAL) Cina untuk membawa misi kerja sama antara TNI AL dengan Angkatan Laut China serta study tour dari para taruna AAL Cina. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































