HANKAM

Anggota OPM Menyerahkan Diri ke TNI, Bawa Senpi Laras Panjang dan Bendera Bintang Kejora

Para anggota TPN-OPM.
Para anggota TPN-OPM atas nama Leonardus Kamonon, Januarius Ambipman dan Pitalis Awyopin menyerahkan diri ke TNI, Minggu, (13/4). (Foto: Dok. Pendam II/Sriwijaya)

Jakarta, IDM – Para anggota TPN-OPM atas nama Leonardus Kamonon, Januarius Ambipman dan Pitalis Awyopin menyerahkan diri ke TNI, Minggu, (13/4).

Dilansir keterangan dari Pendam II/Sriwijaya, Senin, (14/4) para anggota ini menyerahkan diri setelah diajak kembali ke NKRI oleh Satgas Yonif 144/JY.

Baca Juga: Bertemu Menteri Pertahanan Qatar, Menhan Sjafrie Bahas Keamanan Siber hingga Rudal Balistik

"Kami ucapkan terima kasih atas keberanian dan ketulusan ketiga saudara. Semoga langkah ini menjadi contoh bagi yang lain, bahwa tanah NKRI selalu terbuka menerima siapa pun yang ingin kembali dan hidup damai bersama," kata Wapangkoops Swasembada Kogabwilhan III Papua Selatan, Brigjen TNI Wulang Nur Yudhanto saat acara penyerahan diri di Pos KM 53, Distrik Sesnuk, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.

Ia pun berharap para anggota TNI, masyarakat dan para stakeholder untuk jangan berhenti menyampaikan kepada saudara-saudara yang lain bahwa Papua adalah bagian dari Indonesia, dan NKRI adalah rumah kita bersama.

Sementara itu, Dansatgas Yonif 144/JY, Letkol Inf Eko Siswanto juga menyatakan rasa syukur atas kembalinya tiga putra Papua ke dalam pelukan ibu pertiwi. Ia pun mengapresiasi para anggota Satgas terkhusus anggota Pos KM 53.

Baca Juga: Kisah Tiffany Atam, Istri Prajurit TNI AD yang Jadi Nakes di Papua

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus menjaga perdamaian dan membangun kebersamaan di wilayah perbatasan. Kembalinya saudara kita menunjukkan bahwa harapan untuk hidup damai dan bersatu masih sangat besar,” kata Eko.

Ketiga anggota ini menyerahkan diri dengan membawa dua pucuk senjata rakitan laras panjang jenis Engkel Looo serta satu buah bendera Bintang Kejora. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.