Andal Rencanakan Operasi Militer, 33 Pasis Diklapa Gelar Lattek Olah Yudha

Jakarta, IDM - Sebanyak 33 perwira siswa (Pasis) Pendidikan Lanjutan Perwira (Diklapa) TNI AL angkatan ke-32, menggelar latihan praktik Olah Yudha Operasi Laut Gabungan, di Surabaya, Selasa (13/6).
Kegiatan latihan praktik Olah Yudha Operasi Laut Gabungan dibuka langsung oleh Komandan Kodikopsla Laksamana Pertama TNI Dadang Somantri, di Pusat Pendidikan Lanjutan Perwira (Pusdiklapa) Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI AL (Kodiklatal).
Baca Juga: Jelang Armada Jaya 2023, Dankormar Tinjau Kesiapan Daerah Latihan di Situbondo
Dalam sambutannya, Dadang menyampaikan latiuan praktik tersebut digelar dengan tujuan memberikan pengalaman praktik kepada para perwira siswa, baik sebagai komandan maupun perwira staf.

"Dalam suatu kegiatan operasi tingkat gugus tugas pada kegiatan proses perencanaan operasi militer, khususnya operasi gabungan," jelas Dadang dikutip dari keterangan Pen Kodiklatal, Rabu (14/6).
Baca Juga: Dua Atlet Maleo Swimmers Borong Medali Event ILM CUP OPEN SWIMMING COMPETITION 2023
Ia menilai, suatu perencanaan yang baik merupakan bekal utama operasi militer dan akan berjalan lancar apabila perencanaan dilaksanakan dengan cermat, teliti, dan matang. "Dengan mempertimbangkan segala faktor-faktor yang mempengaruhinya," terangnya.
"Musuh dalam aksinya juga melakukan perencanaan militer. Oleh karena itu, gunakan taktik tempur yang tepat serta kembangkan operasi bantu dengan baik sehingga operasi utama akan telak memukul lawan," imbuhya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































