Ancaman Nirmiliter Kian Kompleks, Wamenhan Ungkap Peran ASN untuk Tangkal Infiltrasi Asing

Jakarta, IDM – Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto mengatakan bahwa aparatur sipil negara (ASN) bisa berperan dalam menangkal infiltrasi asing.
Ini disampaikan Wamenhan Donny saat mewakili Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin sebagai pembicara pada kegiatan “Penguatan Kapasitas ASN Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Ramadan Leadership Camp di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (22/2).
Dalam paparan yang berjudul “Pertahanan Negara dan Wawasan Kebangsaan”, Donny mengatakan bahwa sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (sishankamrata) tetap menjadi fondasi utama dengan menempatkan TNI dan Polri sebagai kekuatan inti, yang didukung secara total oleh warga negara sebagai komponen cadangan (komcad) dan pendukung (komduk).
Baca Juga: TNI AD Kebut Pembangunan Hunian Tetap Pascabencana di Sumatra
Donny menyoroti berbagai ancaman nirmiliter yang kian kompleks, mulai dari degradasi nilai Pancasila, kejahatan siber, hingga krisis ekonomi dan energi yang dapat melemahkan kedaulatan bangsa.
“Menghadapi hal ini, peran ASN dinilai sangat strategis sebagai perekat persatuan bangsa dan pelaksana kebijakan publik yang mampu menangkal infiltrasi ideologi asing maupun konflik sosial,” kata Donny, dikutip dari siaran pers Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI.
Wamenhan mengatakan, fokus pertahanan ke depan diarahkan pada penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar mampu beradaptasi dengan ancaman teknologi dan memastikan keselamatan umum di seluruh wilayah Indonesia.
Baca Juga: 167 Siswa Lulus Seleksi Prajurit TNI AD Siap Lanjutkan Pendidikan Bintara
Donny juga menekankan bahwa kekuatan utama Indonesia bukan hanya terletak pada modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) melalui “Perisai Trisula Nusantara”, tetapi berakar pada semangat persatuan dan nasionalisme yang telah teruji sejak masa kolonialisme hingga kemerdekaan.
Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan RI memiliki rencana akan melatih ASN sebagai komponen cadangan atau komcad. Menhan Sjafrie mengatakan, untuk semester pertama tahun 2026, pelatihan dasar militer akan dilakukan terlebih dulu terhadap sekitar 4.000 ASN kementerian/lembaga yang ada di Jakarta. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































