Anak-anak Kongo Terkejut Prajurit TNI Fasih Bahasa Swahili

Jakarta, IDM – Anak-anak di Desa Holu, yang terletak di sektor timur AOR Komanda, Republik Demokratik Kongo terkejut prajurit TNI dari Kontingen Garuda fasih berbahasa Swahili saat mengunjungi sekolah mereka.
Dilansir dari keterangan PMPP TNI, Kamis, (28/11) adalah Pratu Taufik prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan BGC 39F Monusco yang memberikan pelajaran dan mengajak anak-anak setempat bernyanyi bersama menggunakan bahasa Swahili. Dengan pendekatan yang energik dan interaktif, Pratu Taufik menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, sekaligus mempererat hubungan dengan anak-anak di desa tersebut.
Dijelaskan pula selain mengajar dan mengajak anak-anak bernyanyi dalam bahasa Swahili, tim LRM dari POB Komanda juga melakukan kegiatan fogging untuk mencegah penyebaran penyakit malaria. Fogging ini dilakukan di seluruh area sekolah sebagai langkah antisipatif untuk melindungi kesehatan anak-anak setempat.
Baca Juga: Aksi Kopasgat Simulasikan Ground Forward Air Control dalam Manlap Latihan Angkasa Yudha 2024
Kegiatan ini menunjukkan kepedulian Kontingen Garuda terhadap pendidikan dan kesehatan masyarakat lokal dan turut membangun hubungan harmonis dengan masyarakat setempat. Hal ini memberikan dampak positif dalam misi perdamaian yang mereka jalankan, serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal di Kongo. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































