Amankan Perbatasan Maritim, Indonesia-Filipina Kembali Gelar Patroli Bersama Corpat Philindo

Jakarta, IDM - Indonesia dan Filipina kembali melaksanakan Coordinator Patrol Philippines-Indonesia (Corpat Philindo) XXXVI-22, untuk saling menjaga keamanan perbatasan maritim. Kegiatan dibuka oleh Panglima Komando Armada II (Pangkoarmada II) Laksamana Muda TNI T.S.N.B Hutabarat, di Manado, Sulawesi Utara, Selasa (5/7).
Dikutip dari keterangan Dispenal, Rabu (6/7), unsur patroli yang terlibat dalam Corpat Philindo XXXVI-22, yaitu KRI Ajak-653, kapal cepat torpedo di bawah Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmada II TNI AL, dan kapal lepas pantai BPR Ramon Alcaras PS-16 dari Angkatan Laut Filipina.

Kedua kapal perang tersebut juga bergerak menuju daerah operasi dalam sebuah konvoi, maupun formasi yang akan diisyaratkan. Kemudian, kedua kapal melaksanakan serial latihan dan dilanjutkan dengan melaksanakan patroli terkoordinasi di daerah operasi masing-masing negara.
Corpat Philindo XXXVI Tahun 2022 adalah patroli bersama Angkatan Laut Indonesia dan Filipina yang dilakukan empat kali dalam setahun. Patroli bersama yang meliputi Harbour dan Sea Phase ini adalah sebagai wujud kerjasama mengamankan wilayah perbatasan terhadap kegiatan perompakan dan ilegal.
Corpat Philindo bertujuan meningkatkan pengamanan di wilayah perairan perbatasan kedua negara serta mempererat hubungan dan kerjasama yang saling menguntungkan antara TNI AL dan RPN, juga melatih prosedur koordinasi dan kerjasama taktis dalam serta meningkatkan profesionalisme prajurit TNI AL dan Angkatan Laut Filipina. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































