Amankan Kedaulatan, Guspurla Koarmada I Gelar Operasi Siaga Tempur Laut di Laut Natuna Utara

Jakarta, IDM – Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada I menggelar latihan peperangan laut dalam Operasi Siaga Tempur Laut yang diberi sandi “Siaga Segara 21” di Laut Natuna Utara baru-baru ini. Latihan ini merupakan bagian dari implementasi tugas TNI Angkatan Laut (TNI AL) yang selalu siaga mengamankan kedaulatan perairan Indonesia termasuk kedaulatan di laut wilayah Natuna Utara.
Tak hanya itu, Siaga Segara 21 juga terlaksana dalam rangka kesiapan pengamanan dan penegakkan kedaulatan di laut dan diharapkan mampu memberikan dampak penangkalan (detterent effect) bagi pihak-pihak yang mengganggu kedaulatan laut Indonesia terutama wilayah Barat.
Latihan yang rutin dilaksanakan ini sekaligus menjadi bentuk kesiapsiagaan Alutsista dan personel dalam usaha meningkatkan naluri tempur prajurit. Sejumlah Alutsista dikerahkan dalam latihan ini yaitu unsur-unsur KRI Malahayati-362, KRI Wiratno-379, KRI Multatuli-561 dan Pesud CN 235 P-8305.
Menurut Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla) Koarmada I, Laksamana Pertama TNI H. Krisno Utomo seperti dilansir website resmi TNI AL, tnial.mil.id, sesuai intruksi pemimpin agar jangan sampai ada pihak-pihak kapal asing melakukan pelanggaran kedaulatan di wilayah perairan Laut Natuna Utara
“Instruksi bagi kami dari pemimpin dan Komando Atas sudah jelas, agar tidak membiarkan adanya kapal negara asing yang dapat menjadikan Laut Natuna Utara ini sebagai area konflik bagi kepentingan mereka,” tegas Laksamana Pertama TNI H. Krisno Utomo disela-sela kegiatan mendampingi Panglima Koarmada I, Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah pada Kunjungan Kerja Menkopolhukam serta Mendagri dalam rangka Koordinasi Keamanan Perbatasan di Natuna belum lama ini.
Menurut Alumni AAL 1994 ini, wilayah laut Natuna Utara rawan terjadinya pelanggaran kedaulatan mengingat wilayah ini terhubung langsung dengan Laut China Selatan yang kerap terjadinya adanya konflik perselisihan atas kepemilikan oleh berbagai negara dan menjadi topik perdebatan dunia internasional. (NHN/YAS)
Hankam

KSAD dan Pangkostrad Sambangi Mabes Polri, Ada Apa?
KSAD Jenderal TNI Tandyo Budi Revita didampingi Pangkostrad Letjen TNI Iwan Setiawan menyambangi Mabes Polri untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat koordinasi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































