Alih Jabatan, Pangkoopsud II Pimpin Sertijab Komandan Lanud Iswahjudi

Jakarta, IDM - Panglima Komando Operasi Udara (Pangkoopsud) II, Marsda TNI Adi Kustoro memimpin serah terima jabatan (sertijab) Komandan Lanud (Danlanud) Iswahjudi bertempat di Apron Skadron Udara 15, Lanud Iswahjudi, Magetan, Sabtu (21/10).
Dengan sertijab ini, Lanud Iswahjudi sudah resmi dipimpin oleh pejabat baru yakni Marsma TNI Firman Dwi Cahyono yang menggantikan Marsma TNI Wastum.
Baca Juga: PTDI Teken Kerja Sama untuk Perluas Ekspor Pesawat ke Cina
Dalam sambutannya, Pangkoopsud II berharap agar sertijab ini dapat membawa perbaikan kinerja; menggali kesempatan untuk perbaikan, potensi dan inovasi baru; serta penyegaran dan pengayaan organisasi.

"Sertijab ini juga menjadi bagian dari mekanisme tur penugasan bagi pejabat yang bersangkutan sekaligus upaya pembinaan personel serta pendayagunaan sumber daya manusia secara optimal yang memungkinkan munculnya inovasi maupun ide-ide positif yang dibutuhkan organisasi," imbuh Pangkoopsud II.
Baca Juga: Peduli Sesama, Lanud Atang Sendjaja Kukuhkan Unit Pengumpul Zakat
Dikutip dari keterangan Penerangan Lanud Iswahudi dalam keterangan foto instagram @lanud_iswahjudi terungkap, Danlanud Iswahjudi yang baru yakni Marsma TNI Firman Dwi Cahyono merupakan alumni Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1996.
Firman mengawali karier militernya sebagai penerbang pesawat tempur F-16 dengan call sign 'Fox Hound' . Sebelum didapuk sebagai Danlanud Iswahjudi, ia sempat menjabat sebagai Komandan Skadron (Danskadron) 3 Lanud Iswahjudi dan menempati jabatan Kapuskersin TNI. (yas)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































