Aksi Pesawat Tempur F-16 hingga Helikopter TNI AU Meriahkan Merdeka Run 8.0K

Jakarta, IDM – Dua pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dan Helikopter EC-725 Caracal TNI Angkatan Udara (TNI AU) turut menyemarakkan perhelatan Merdeka Run 8.0K yang digelar di depan Istana Merdeka, Minggu (24/8).
Pesawat tempur dari Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi, Madiun diawaki oleh Letkol Pnb Anwar Sovie dan Lettu Pnb Bakti. Kedua pesawat melakukan flypast sebelum pelepasan peserta lari.
Baca Juga: TNI AU dan TUDM Perkokoh Hubungan Pertahanan Melalui JOEP 2025
Sementara itu, helikopter yang diawaki oleh Komandan Skadron Udara 8 Letkol Pnb Boy Nanang N. H. melintas di atas lokasi acara dengan membawa bendera berlogo HUT ke-80 RI bertema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”.

Helikopter tersebut melintas bersama dengan helikopter TNI AU lainnya, NAS-332 Super Puma asal Skadron Udara 6 dan diawaki oleh Komandan Skadron udara 6 Letkol Pnb Rizky Wijayanto.
Baca Juga: TNI Belum Terima Permintaan Perbantuan Usut Kematian Diplomat Arya Daru, Siap jika Diperintah
“Aksi tersebut menambah semangat ribuan pelari sekaligus menghadirkan spirit TNI AU yang senantiasa tampil adaptif, modern, profesional, unggul, dan humanis (AMPUH) dalam setiap tugasnya,” tulis Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam siaran pers dikutip Senin (25/8).
Merdeka Run 8.0K masih menjadi bagian dari peringatan HUT ke-80 RI. Kegiatan ini menghadirkan dua kategori lomba, yakni 8 kilometer untuk umum dan 4,5 kilometer kategori keluarga, dengan partisipasi puluhan ribu pelari dari berbagai kalangan. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































