Aksi Personel Lanud Manuhua Biak Ikuti Latihan Survival Dasar 2024

Jakarta, IDM - Sejumlah personel Lanud Manuhua Biak mengikuti Latihan Survival Dasar TA 2024 dengan beragam materi, yang meliputi materi bina kelas; kompas malam; navigasi darat; dan praktek bertahan hidup di air.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan serta meningkatkan kemampuan prajurit TNI Angkatan Udara (TNI AU), khususnya para awak pesawat dalam penguasaan dasar-dasar survival darat dan air,” tulis TNI AU dikutip dari keterangan foto instagram @militer.udara, Sabtu (3/2).
Baca Juga: KSAD: TNI AD Dukung Program Penanaman Pohon yang Melibatkan Pramuka
Latihan yang sama juga diharapkan dapat menambah pengalaman bagi para personel Lanud Manuhua, sehingga nantinya dapat berguna dalam pemantapan disiplin; ilmu taktik; dan ketahanan mental serta fisik.

Usai digelar selama dua hari, latihan ditutup secara resmi oleh Komandan Lanud Manuhua, Marsma TNI Yostariza di Pantai Yensama Opiaref, Distrik Oridek, Biak Numfor, Kamis (1/2).
Baca Juga: Potret Prajurit Kostrad Dapat Jatah Telur untuk Kesejahteraan
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, serta masyarakat umum lainnya di sekitar daerah latihan atas partisipasi serta dukungannya dalam pelaksanaan Latihan Survival Dasar Lanud Manuhua, sehingga dapat berjalan dengan tertib, aman dan lancar,” pungkasnya. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































