HANKAM

Aksi Cepat Tanggap TNI AU Bantu Penanggulangan Bencana Gempa Bumi Yogyakarta

TNI AU
Personel gabungan TNI AU yang dikerahkan untuk membantu penanggulangan bencana gempa bumi di Yogyakarta. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo memberi instruksi kepada jajaran TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk membantu penanggulangan bencana gempa bumi yang terjadi pada Jumat (30/6) malam, pekan lalu.

Menindaklanjuti instruksi tersebut, TNI AU kemudian mengerahkan 89 personel gabungan untuk melaksanakan koordinasi serta terjun langsung membantu warga yang terdampak gempa bumi. Puluhan personel tersebut berasal dari Lanud Adisutjipto, Akademi Angkatan Udara (AAU), serta Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) 474 Kopasgat.

Pada kesempatan yang sama, TNI AU juga dilaporkan mengerahkan dua bus kecil, empat truk, empat mobil kecil, satu ambulans, serta satu mobil kawal untuk membawa bantuan kemanusiaan.

Baca Juga: Wakil KSAD Hadiri Peringatan HUT ke-77 Bhayangkara

Perbantuan TNI AU tersebut akan dipusatkan di Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunung Kidul yang merupakan wilayah terdampak gempa cukup parah.

TNI AU
Personel gabungan TNI AU saat memperbaiki sarana prasarana di desa yang terdampak bencana gempa bumi Yogyakarta. (Foto: Dok. Dispenau)

“TNI AU akan mendirikan 'Posko Siaga Bencana Gempa' yang berlokasi di Detasemen Gading. Selain membantu para korban terdampak, sasaran lainnya dalam tugas kali ini adalah perbaikan sarana prasarana, seperti rumah ibadah, sarana pendidikan, dan rumah warga,” tulis Dispenau dalam keterangan resminya yang diterima redaksi IDM, Senin (3/7).

Selama berada di lokasi bencana, TNI AU bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga akan melakukan pemetaan terhadap wilayah terdampak gempa sekaligus menentukan waktu yang dibutuhkan dalam penanggulangan tanggap bencana gempa bumi di wilayah Yogyakarta.

Baca Juga: KRI Bima Suci Raih Empat Trofi Tall Ship Race Sail di Belanda

Sebelum berangkat menuju lokasi, puluhan personel gabungan yang dikerahkan ke lokasi terlebih dahulu mengikuti apel gabungan kesiapan yang dipimpin oleh Komandan Lanud (Danlanud) Adisutjipto, Marsma TNI Dedy Susanto, Minggu (2/7).

Keterlibatan unsur TNI AU dalam upaya penanggulangan bencana alam di Yogyakarta menjadi bukti jika jajaran TNI AU selalu siap membantu pemerintah serta masyarakat, selain menjalankan tugas pokoknya dalam menjaga kedaulatan Indonesia. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.