Aksi Cepat Tanggap Pesawat TNI AU Lanjutkan Distribusi Logistik untuk Korban Gempa Turki

Jakarta, IDM - Pesawat Hercules C-130 TNI Angkatan Udara (TNI AU) kembali melanjutkan misi kemanusiaan dengan mengirim bantuan logistik ke sejumlah wilayah di Turki.
"Pada hari kedua, Selasa (14/2), pesawat Hercules C-130 TNI AU dengan tail number A-1326 telah melaksanakan dua sorties penerbangan dengan rute Etismesgut - Kahramanmaras - Etismesgut - Kahramanmaras," ungkap Mission Commander TNI AU, Kolonel Pnb Wisoko seperti dikutip dari keterangan Dispenau.
Sebelumnya, pada hari pertama, Senin (13/2), mereka juga telah berhasil mendistribusikan bantuan logistik berupa selimut, bahan makanan dan obat-obatan.

Bantuan dengan total 5,2 ton tersebut diangkut oleh pesawat milik TNI AU yang diawaki oleh Letkol Pnb Yudi Bandung dan belasan kru lainnya. Pesawat terbang dalam dua sorties menuju Etismesgut Air Force Base Ankara menuju Kahramanmaras.
Wisoko menjelaskan berkat koordinasi yang baik antara tim C-130 TNI AU dengan pihak operation centre angkatan udara Turki, proses pengiriman dan distribusi logistik tersebut dapat berjalan dengan lancar.
Baca: KSAL Pakistan Sebut Prajurit KRI RE Martadinata-331 Punya Motivasi Tinggi
"Sejak awal, sebelum kedatangan, kami selalu berkoordinasi intensif dengan operatuon centre angkatan udara Turki, sehingga alhamdulillah misi dapat berjalan dengan lancar dan aman," tambahnya.
Pengiriman bantuan logistik yang dilakukan oleh kru pesawat Hercules C-130 TNI AU ini dijadwalkan akan terus berlanjut hingga 20 Februari 2023 mendatang. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































