HANKAM

Agenda Kunjungan Fregat Inggris Richmond di Jakarta, Diplomasi Pertahanan hingga Kuliner

Komandan HMS Richmond Richard Kemp
Komandan HMS Richmond Richard Kemp usai sandar di Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (25/6). (IDM/Faisal Ramadhan)

Jakarta, IDM – Kapal perang milik Angkatan Laut Inggris, HMS Richmond (F239) ke Jakarta, Rabu (25/6) memiliki sejumlah misi penting dalam kedatangannya yang kedua kali ini di ibu kota.

"Kami memiliki rencana kunjungan yang sangat padat, saya pikir Kedutaan besar Inggris dan TNI AL telah menyusun program yang luar biasa untuk kami," ungkap Komandan HMS Richmond Richard Kemp di Tanjung Priok, Jakarta.

Ia menjelaskan selama sandar di Jakarta, HMS Richmond akan menjadi tempat digelarnya forum diskusi sejumlah industri pertahanan Inggris kepada TNI AL hingga para pejabat lembaga atau instansi terkait.

Baca Juga: Babinsa Koramil 05 Linge Bersama Warga Padamkan Kebakaran Hutan Pinus

"Ada beberapa perusahaan Inggris akan datang ke kapal kami untuk berbicara tentang pertahanan dan keamanan," jelasnya.

Selain seputar agenda pertahanan dan keamanan, delegasi Angkatan Laut Inggris juga mencoba "diplomasi gastronomi". Kemp mengaku, para personel HMS Richmond akan berkeliling ibu kota untuk menyicipi ragam kuliner khas Indonesia.

"Kami juga akan keluar dan melihat banyak hal tentang Indonesia. Saya pikir, kami akan melakukan diplomasi kuliner, jadi beberapa pelaut saya akan merasakan banyak masakan Indonesia. Mereka sangat menantikan hal ini," ucapnya.

Kendati demikian, secara garis besar tujuan utama HMS Richmond ke Jakarta untuk membina hubungan bilateral yang baik dengan Indonesia sebagai salah satu cara mewujudkan keamanan di kawasan.

Baca Juga: Dankodiklatau: Pendidikan JMU Jamin Kesiapan Operasional Pesawat G 120TP-A Grob

"Kami di sini menunjukkan Inggris adalah mitra yang kuat dan dapat diandalkan di kawasan ini. Kami akan berada di sini selama beberapa bulan ke depan untuk melakukan latihan dengan banyak negara lain, termasuk Indonesia," kata Kemp.

HMS Richmond merupakan bagian dari UK Carrier Strike Group (CSG), misi gabungan multinasional yang bertujuan memperkuat posisi Inggris sebagai pemimpin yang kuat di kancah global, memperdalam hubungan dengan sekutu dan membangun kemitraan baru, memastikan keamanan Inggris baik di dalam maupun di luar negeri.

Kapal perang jenis fregat anti-kapal selam ini tergabung dalam misi di kawasan Indo-Pasifik bersama kapal induk Angkatan Laut Inggris, HMS Prince of Wales dan kapal perang sekutu lainnya. CSG merupakan batu penjuru dari kekuatan ekspedisi gabungan Inggris dan landasan dasar blok NATO dan persekutuan keamanan global. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.