HANKAM

Adaptasi Dinamika Peperangan Modern, Prajurit Korpasgat Pertajam Kemampuan Operasional Drone

Korpasgat
Pelatihan drone yang digelar Korpasgat sebagai bagian dari upaya merespons dinamika perang modern. (Foto: Dok. Instagram @korpasgat_tniau)

Jakarta, IDM – Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) mempertajam kemampuan operasional drone sebagai bagian dari adaptasi terhadap dinamika peperangan modern.

Upaya tersebut diwujudkan salah satunya melalui pelatihan drone intensif yang digelar oleh pasukan elite TNI Angkatan Udara (TNI AU) tersebut di Rancaupas, Bandung, Jawa Barat, Senin (26/1).

Baca Juga: Kodam XX Tuanku Imam Bonjol Kebut Pembersihan Sekolah dan Pesantren di Sumbar

“Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, serta kemahiran menggunakan berbagai jenis drone tempur dan intelijen yang kini menjadi elemen krusial dalam operasi militer modern,” tulis Penerangan Korpasgat, dikutip dari instagram @korpasgat_tniau, Sabtu (31/1).

Asisten Operasi (Asops) Korpasgat Kolonel Pas Kutoyo menegaskan drone bukan lagi sekadar alat bantu, melainkan telah menjadi kekuatan strategis dalam intelijen, pengintaian, dan dukungan tempur.

Korpasgat
Prajurit Korpasgat yang mengikuti pelatihan drone. (Foto: Dok. Instagram @korpasgat_tniau)

Dalam pelatihan tersebut, prajurit Korpasgat berlatih dengan mengoperasikan sejumlah platform drone canggih, di antaranya drone FPV kamikaze, drone FPV dropping bomb, serta drone surveillance untuk pengintaian dan pemantauan wilayah operasi.

Selain itu, mereka juga berlatih dengan drone Alugara yang memiliki kemampuan untuk membawa senapan serbu dan pelontar granat otomatis (Milkor).

Baca Juga: Bersenjata Lengkap Prajurit TNI AD Evakuasi Ibu Hamil Lewati Hutan Belantara

Para prajurit dibekali kemampuan pengoperasian drone secara presisi, mulai dari navigasi taktis, pengumpulan data intelijen real-time, hingga simulasi skenario pertempuran modern yang menuntut kecepatan, akurasi, dan kerahasiaan informasi.

Pelatihan juga berfokus pada integrasi drone dengan satuan darat, guna mendukung pengambilan keputusan komandan di lapangan. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.