HANKAM

A400M dan Super Hercules TNI AU Mengudara Bawa Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Pesawat A400M TNI AU
Pesawat A400M TNI AU yang mengangkut bantuan untuk masyarakat terdampak gempa di NTT. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Pesawat angkut terbaru TNI Angkatan Udara (TNI AU), A400M, mengudara menuju Labuan Bajo dengan mengangkut bantuan seberat 20.227 kilogram untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

A400M dengan nomor registrasi A-4002 tersebut lepas landas dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (16/8). Selain A400M, TNI AU juga mengerahkan pesawat C-130J Super Hercules untuk mengangkut bantuan serupa dengan total berat mencapai 13.500 kilogram. Namun, pesawat Super Hercules bergerak menuju lokasi yang berbeda, yaitu Maumere, NTT.

Baca Juga: Koops TNI Habema Jangkau Kaki Gunung Cartenz Usai 15 Tahun Terisolasi karena OPM, Kibarkan Bendera Merah Putih

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI I Nyoman Suadnyana menjelaskan, pengerahan dua pesawat angkut strategis tersebut merupakan upaya TNI AU untuk mempercepat penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.

Proses loading
Proses loading bantuan untuk masyarakat terdampak gempa di NTT ke dalam pesawat angkut TNI Angkatan Udara. (Foto: Dok. Dispenau)

“Pengiriman melalui jalur udara diharapkan dapat mempercepat bantuan tiba di wilayah terdampak, sehingga dapat segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” jelas Nyoman dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), dikutip Senin (17/8).

Baca Juga: Daftar Alutsista TNI yang Dikerahkan untuk Penanganan Gempa di NTT

Sebelumnya, dua pesawat Hercules TNI AU juga telah mengangkut bantuan bagi korban gempa dengan total berat mencapai 27 ton. Bantuan-bantuan tersebut terdiri dari 4.925 paket sembako.

C-130J Super Hercules dengan nomor registrasi A-1343 membawa 2.545 paket dengan berat mencapai 14.000 kilogram. Sementara itu, satu unit C-130H Hercules lainnya yakni A-1318 mengangkut 2.380 paket dengan total berat 13.090 kilogram. Kedua pesawat terbang menuju Bandar Internasional Komodo, NTT, Sabtu (15/8).

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.