9 Aturan Tranformasi Budaya Kerja dan Penghematan Energi di Lingkungan TNI

Jakarta, IDM – TNI tengah gencar menerapkan efisiensi kinerja dan efektifitas penggunaan energi. Dilansir dari keterangan Penkodam II/Sriwijaya, Jumat (10/4), hal ini untuk mendukung kebijakan nasional di bidang budaya kerja dan energi.
Baca Juga: TNI Kawal Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Nabire
Dijelaskan melalui Surat Keputusan Menteri Pertahanan RI Nomor KEP/604/M/IV/2026 Tanggal 2 April 2026 diperlukan penyesuaian pola kerja dan mobilitas di lingkungan Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia.
Disebutkan dalam surat keputusan tersebut ada sembilan aturan baru terkait tranformasi budaya kerja dan penghematan energi.
Baca Juga: UU Melarang Demonstrasi di Instalasi Militer, Ini Alasannya
Berikut sembilan aturan tersebut:
- Efektifitas pelaksanaan WFH demi menjamin pencapaian target kinerja
- Menerapkan efisiensi penggunaan kendaraan dinas
- Mendorong pemanfaatan teknologi digital secara terpadu
- Penggunaan energi listrik, gas, air dan lainnya secara bijak
- Pelayanan, operasional strategis, pengamanan dan lainnya
- Mengutamakan penggunaan transportasi umum
- Pengendalian, monitoring dan evaluasi secara berkala
- Menerapkan efisiensi kegiatan perjalanan dinas
- Penerapan implementasi Biodiesel 50% (B50) untuk kemandirian energi. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































