HANKAM

55 Perwira TNI Rampungkan Pendidikan Sekkau Angkatan ke-117

perwira lulusan Sekkau
Dua perwira lulusan Sekkau A-117 yang berhasil meraih predikat ‘Siswa Terbaik’ dan ‘Penulis Taskap Terbaik’. (Foto: Dok. Instagram @kodiklatau_info)

Jakarta, IDM – Sebanyak 55 perwira TNI, yang terdiri dari 53 perwira TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan 2 perwira TNI Angkatan Darat (TNI AD), berhasil merampungkan pendidikan Sekolah Komando Kesatuan TNI Angkatan Udara (Sekkau) Angkatan ke-117.

Pendidikan Angkatan ke-117 secara resmi ditutup oleh Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Udara (Dankodiklatau) Marsdya TNI T.B.H Age Wiraksono di Gedung Pramanasala, Sekkau, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (19/12).

Baca Juga: COD Timah Digerebek, TNI AL Amankan 145 Kampil di Belitung Timur

Dalam sambutannya, Dankodiklatau menyoroti pentingnya transformasi pola pikir dan sikap dari para lulusan agar mereka mampu menjadi motor penggerak satuan dengan motivasi serta kinerja tinggi, sebagai modal dalam menghadapi dinamika tugas di lapangan.

Komandan Kodiklatau Marsdya TNI T.B.H Age Wiraksono
Komandan Kodiklatau Marsdya TNI T.B.H Age Wiraksono menutup pendidikan Sekkau Angkatan ke-117. (Foto: Dok. Instagram @kodiklatau_info)

“Atas nama pimpinan TNI Angkatan Udara, saya mengucapkan selamat kepada para alumni Sekkau Angkatan ke-117 yang telah menyelesaikan pendidikan dengan baik hingga dinyatakan lulus. Kini, saudara sekalian berhak menyandang predikat sebagai alumni Sekkau,” ujar Marsdya TNI T.B.H Age Wiraksono.

Kemudian, Penerangan Kodiklatau melalui unggahan Instagram @kodiklatau_info, yang dikutip Senin (22/12) mengungkap bahwa predikat ‘Siswa Terbaik’ pada angkatan kali ini berhasil diraih oleh Kapten Pnb Irfan Kibiyanto.

Baca Juga: Di Tengah Perjalanan Menuju Nias Kirim Bantuan Kemanusiaan, KRI Banda Aceh-593 Gelar Latihan di Samudera Hindia

Sementara itu, Kapten Pnb Wawan Setiawan lulus dengan predikat ‘Penulis Taskap Terbaik’ dengan karya tulis berjudul “Optimalisasi Kemampuan Air to Air Combat Skadron Udara 16 Guna Menjamin Operasi Udara Perlawanan”.

Dankodiklatau berharap agar prestasi dan capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi para perwira dalam memberikan pengabdian serta kontribusi terbaik di kesatuan masing-masing. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.