54 Prajurit Wanita Resmi Perkuat Korps Kowal

Jakarta, IDM - Sebanyak 54 prajurit Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) resmi memperkuat TNI AL, pascapengukuhan dan upacara tradisi penerimaan di Kodiklatal, Surabaya, Kamis (25/5).
Dipimpin langsung Pabandya Bin Kowal Letkol Laut (K/W) Ida Ayu Nyoman Putranti, prajurit Kowal yang melaksanakan tradisi tersebut teridiri dari sembilan orang siswa Pendidikan Pertama Perwira Karier (Dikmapa PK) angkatan 29 B khusus tenaga kesehatan.
Kemudian, 45 orang siswa Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) angkatan 42 gelombang II yang tengah menempuh Pendidikan Dasar Golongan (Diksargolan) di beberapa Pusdik di Kodiklatal.
Baca Juga: Pangdam XVII Cenderawasih Akan Hindari Pertumpahan Darah untuk Bebaskan Pilot Susi Air
Dalam amanatnya, Ida Ayu mengatakan tradisi penerimaan Korps Kowal bertujuan memupuk terpeliharanya rasa kesatuan dan persatuan serta keutuhan jiwa Korsa antar-kowal.
Ia berharap mereka dapat menjadi Kowal yang visioner, yakni kreatif dan inovatif untuk terus memperbaiki dan mengembangkan kualitas diri.
"Sehingga mampu mengahdapi setiap permasalahan yang cenderung selalu berkembang di masa depan," ujarnya dikutip dari keterangan Pen Kodiklatal.
Baca Juga: Tahun Ini, 18 Unit Tank Harimau Akan Perkuat TNI AD
Adapun, kata Ida Ayu, menjadi prajurit Kowal adalah sebuah pilihan dan sekaligus anugerah yang wajib dan harus dipertanggungjawabkan.
"Ke depan, para prajurit remaja Kowal ini harus memiliki sikap mental yang tangguh, tanggap, tanggon dan trengginas. Siap ditempatkan di mana saja dan medan penugasan apa saja," pungkasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































